Jumat, 30 Mei 2025

Menghadiahkan Amal Sholih Untuk Orang Mati, Apa Pahalanya Sampai ?

 


Menghadiahkan Amal Sholih Untuk Orang Mati, Apa Pahalanya Sampai ?

🔸 Para ulama berbeda pendapat terkait dengan menghadiahkan amal shalih kepada orang yang sudah mati, apakah sampai pahalanya? Ada dua pendapat,
1⃣ Pendapat pertama, bahwa semua amal shalih yang dihadiahkan kepada mayat akan sampai kepadanya, di antaranya bacaan Al-Qur’an, puasa, shadaqah, shalat dan ibadah-ibadah lainnya. Sebagaimana pendapat yang masyhur dari madzhab Hanafi, madzhab Ahmad dan juga Ibnu Taimiyyah Al-Hanbali.
2⃣ Pendapat kedua, bahwa tidak sampai amal shalih apapun kepada mayat kecuali ada dalil bahwa amal itu sampai ke mayat. Sebagaimana yang masyhur pendapat madzhab Malik dan madzhab Asy-Syafi'i. Dalam kitab al-Adzkar imam an-Nawawi (w. 676 H), mengatakan bahwa yang masyhur dari madzhab Asy-Syafi’i adalah pahala tidak sampai.

فالمشهور من مذهب الشافعي وجماعة أنه لا يصل

Dalilnya adalah kalam Allah :

 وَأَنْ لَيْسَ لِلإِنْسَانِ إِلا مَا سَعَى  (سورة النجم: 39)

“Dan tidak ada (pahala) bagi manusia kecuali apa yang diusahakannya,” (QS. An-Najm: 39).
Telah wafat paman Nabi Hamzah radhiallahu anhu, istri beliau Khadijah dan tiga putri beliau. Tidak ada riwayat bahwa Nabi membacakan Al-Qur’an, puasa, dzikir atau shalat untuk mereka.

🔸 Andai pendapat yang benar itu pendapat pertama, maka hendaknya perkara tersebut janga dijadikan kebiasaan dengan menetapkan hari tertentu ataupun tata cara tertentu kemudian dijadikan sebuah syi'ar. Karena perkara yang hukum asalnya disyari'atkan pun bisa menjadi perkara bid'ah.

والله تعالى أعلم بالصواب، والحمد لله رب العالمين


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berhati-hatilah Terhadap Hadits Palsu dan Amalan Yang Tidak Disyariatkan

Berhati-hatilah Terhadap Hadits Palsu dan Amalan Yang Tidak Disyariatkan وَهَكَذَا كَثِيرٌ مِمَّنْ صَنَّفَ فِي فَضَائِلِ الْعِبَادَاتِ، وَف...