Sekedar Pengakuan Belaka Tanpa Hujjah Dan Burhan.. Itu Tidak Cukup !
🔸 Ketahuilah.. banyak orang ataupun hizb yang mengaku berada di atas millah dan madzhab Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah, mengikuti manhaj Salafus Sholih, ataupun mengklaim di atas kebenaran. Namun pengakuan mereka ini tidak dapat diterima begitu saja apabila tdak disokong hujjah dan burhan.
🔸 Manusia zhalim dan nyata-nyata kafir semisal Fir'aun pun mengklaim menunjukkan jalan yang benar, dimana Allah berkalam tentangnya :
.... قَالَ فِرْعَوْنُ مَآ اُرِيْكُمْ اِلَّا مَآ اَرٰى وَمَآ اَهْدِيْكُمْ اِلَّا سَبِيْلَ الرَّشَادِ ٢٩
".... Fir’aun berkata: “Aku tidak mengemukakan kepadamu, melainkan apa yang Aku pandang baik; dan Aku tiada menunjukkan kepadamu selain jalan yang benar”. (QS Ghaafir : 29). Bahkan Iblis (syaithan) pun mengaku dirinya termasuk para penasihat sebagaimana dikisahkan dalam QS. Al-A'raf : 21
وَقَاسَمَهُمَآ اِنِّيْ لَكُمَا لَمِنَ النّٰصِحِيْنَۙ ٢١
🔸 Sekiranya pengakuan belaka itu dibenarkan, maka pengakuan Fir'aun dan syaithan tentu bermanfaat, diterima, dan benar. Demikian juga Yahudi dan Nashrani mengklaim bahwa surga itu hanya khusus bagi mereka saja, sebagaimana yang dikalamkan Allah tentangnya :
وَقَالُوْا لَنْ يَّدْخُلَ الْجَنَّةَ اِلَّا مَنْ كَانَ هُوْدًا اَوْ نَصٰرٰىۗ تِلْكَ اَمَانِيُّهُمْۗ قُلْ هَاتُوْا بُرْهَانَكُمْ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ ١١١
Dan mereka (Yahudi dan Nashrani) berkata: “Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang-orang (yang beragama) Yahudi atau Nashrani”. demikian itu (hanya) angan-angan mereka yang kosong belaka. Katakanlah: “Tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar”.(QS. Al-Baqoroh : 111)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar