Minggu, 06 Juli 2025

Siapa Yang Paling Berhak Menyandang Sebagai "Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah"?


 

Siapa Yang Paling Berhak Menyandang Sebagai "Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah"?


🔸 Telah Sunnatullah bahwa semua jam'iyyah di muka bumi pada umumnya merasa tidak puas jika hanya dengan penamaan "Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah" sehingga kemudian membuat penamaan lain untuk identitas diri mereka. Lihatlah realita yang ada..

Kullabiyah/Asy'ariyyah dan Maturidiyyah mengklaim Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah..
Jam'iyyah-jam'iyyah Salafi/Salafiyyah mengklaim Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah..
Jam'iyyah Muhammadiyyah mengklaim Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah..
Jam'iyyah NU  mengklaim Ahlus Sunnah.Wal-Jama'ah..
Jam'iyyah PERSIS mengklaim Ahlus Sunnah.Wal-Jama'ah..
Bahkan kebanyakan jam'iyyah pun umumnya mengklaim Ahlus-Sunnah.Wal-Jama'ah.. sehingga akhirnya memperebutkan.

🔸 Daripada ujung-ujungnya mengklaim sebagai "Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah" maka lebih baik kita langsung nisbat kepada "Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah" sebagaimana generasi Salafush-Sholih berdasarkan ijma'.

🔸 Orang-orang yang menamakan diri "Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah", merasa cukup dengan penamaan tersebut sehingga tidak membuat nama selainnya tanpa dalil dan salafnya.. jika mengklaim sebagai Ahlus-Sunnah wal-Jama'ah maka insya Allah itu yang paling bisa diterima secara akal sehat.

Maka Ketahuilah Orang-orang Yang Nisbat dan Merasa Cukup Dengan Penamaan Millah Dan Madzhab "Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah" Itulah Yang Lebih Berhak Menyandang Sebagai Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah..
Yaitu Golongan Yang Mengikuti Manhaj Salafush-Sholih 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berhati-hatilah Terhadap Hadits Palsu dan Amalan Yang Tidak Disyariatkan

Berhati-hatilah Terhadap Hadits Palsu dan Amalan Yang Tidak Disyariatkan وَهَكَذَا كَثِيرٌ مِمَّنْ صَنَّفَ فِي فَضَائِلِ الْعِبَادَاتِ، وَف...