Berapa Jumlah Anak Yang Ideal Bagi Umat Islam Secara Umum ?
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًاۗ ٢١
"Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah." (QS. Al-Ahzab : 21)
🔸 Nabi ﷺ itu sebaik-baik keadaan dan uswah. Beliau memiliki putra-putri sebanyak 7 dan diantaranya 3 anak meninggal dunia pada waktu kecil. Sehingga beliau pun termasuk orang tua yang punya keutaamaan dengan sebab 3 anak beliau meninggal dunia waktu masih kecil.
🔸 Dalam Islam tidak ada jumlah anak yang ideal secara pasti. Islam menganjurkan umatnya untuk memiliki banyak anak. Namun, penting untuk diingat bahwa memiliki anak yang banyak harus diimbangi dengan kemampuan untuk memberikan perawatan, nafkah dan pendidikan yang baik kepada setiap anak. Jangan sampai banyaknya anak justru menjadikan terjerumus dalam perkara bid'ah dan kabairol itsmi. Seperti menitipkan anak ke pondhok atau kepada orang yang tidak berhak menjadi hadhinah, menjual agama dan al-haq, melakukan tasawwul atau menerjang perkara haram lainnya.
🔸 Jika melihat realita insya Allah umumnya umat Islam yang fithrahnya masih baik ingin punya sekitar 4 atau 5 anak yang hidup. Di atas 5 anak umumnya merasa berat untuk merawat, memberi nafkah dan mendidiknya. Dengan jumlah sekitar 4 atau 5 anak umumnya ikatan persaudaraan pun juga kuat dan lebih terjaga. Beda dengan terlalu sedikit anak ataupun terlalu banyak anak. Sebagaimana persahabatan 4 atau 5 orang pada umumnya insya Allah akan kuat dan lebih terjaga.
Catatan : tulisan ini hanya membahas berapa jumlah anak yang ideal dan bukan membahas hukum KB.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar