Allah Yang Disembah Umat Islam Itu Sama Dengan Allah Yang Disembah Ahli Kitab
۞ وَلَا تُجَادِلُوْٓا اَهْلَ الْكِتٰبِ اِلَّا بِالَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُۖ اِلَّا الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا مِنْهُمْ وَقُوْلُوْٓا اٰمَنَّا بِالَّذِيْٓ اُنْزِلَ اِلَيْنَا وَاُنْزِلَ اِلَيْكُمْ وَاِلٰهُنَا وَاِلٰهُكُمْ وَاحِدٌ وَّنَحْنُ لَهٗ مُسْلِمُوْنَ ٤٦
Dan janganlah kamu berdebat dengan Ahli Kitab, melainkan dengan cara yang baik, kecuali dengan orang-orang yang zhalim di antara mereka, dan katakanlah, ”Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu; Ilah (Tuhan) kami dan Ilah (Tuhan) kamu satu; dan hanya kepada-Nya kami berserah diri.” (QS. Al-Ankabut : 46)
🔸 Jika ada di antara kalian meyakini bahwa Allah yang kamu sembah tidak sama dengan Allah yang disembah Yahudi dan Nashrani, maka kamu bukan orang Islam.
🔸 Ketahuilah.. Allah yang disembah umat Islam itu sama dengan Allah yang disembah Ahli Kitab dari bani Israel. Allah yang menurunkan Al-Qur'an itu sama dengan Allah yang menurunkan kitab Taurat dan Injil. Bahkan qiblatnya pernah sama yaitu Baitul Maqdis. Sehingga sembelihan Ahli Kitab pun juga halal dimakan kaum Muslimin, sebagaimana Nabi pernah makan daging pemberian orang Yahudi.
🔸 Allah dalam bahasa Ibrani adalah "Elohim" (אֱלֹהִים) atau "El" (אל). Isra-el itu gelar nabi Yaqub artinya "hamba Allah". Hanya saja Yahudi dan Nashrani berbuat syirik.. disamping menyembah Allah, mereka juga menyembah ilah yang lain.
🔸 Jadi jika ada di antara kalian berbuat syirik dan bid'ah, maka itu termasuk tasyabuh dengan Ahli Kitab dan hukumnya haram. Adapun jika menyembah Allah yang sama, maka itu bukan tasyabuh yang diharamkan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar