Minggu, 01 Desember 2024

Kesedihan Itu Tiada Mashlahat Bagi Hati


 


Kesedihan Itu Tiada Mashlahat Bagi Hati


๐—œ๐—ฏ๐—ป๐˜‚๐—น ๐—ค๐—ฎ๐˜†๐˜†๐—ถ๐—บ ๐—ฅ๐—ฎ๐—ต๐—ถ๐—บ๐—ฎ๐—ต๐˜‚๐—น๐—น๐—ฎ̄๐—ต๐˜‚ ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐—ธ๐—ฎ๐˜๐—ฎ :

ุงู„ุญุฒู† ู„ุง ู…ุตู„ุญุฉ ููŠู‡ ู„ู„ู‚ู„ุจ ูˆุฃุญุจ ุดูŠุก ุฅู„ู‰ ุงู„ุดูŠุทุงู† ูˆู‡ูˆ ู„ูŠุณ ุจู…ุทู„ูˆุจ ูˆู„ุง ู…ู‚ุตูˆุฏ ูˆู„ุง ููŠู‡ ูุงุฆุฏุฉ، ูˆู‚ุฏ ุงุณุชุนุงุฐ ู…ู†ู‡ ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ูู‚ุงู„ (ุงู„ู„ู‡ู… ุฅู†ูŠ ุฃุนูˆุฐ ุจูƒ ู…ู† ุงู„ู‡ู… ูˆุงู„ุญุฒู†).

"๐—ž๐—ฒ๐˜€๐—ฒ๐—ฑ๐—ถ๐—ต๐—ฎ๐—ป ๐—ถ๐˜๐˜‚ ๐˜๐—ถ๐—ฑ๐—ฎ๐—ธ ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ ๐—ธ๐—ฒ๐—ฏ๐—ฎ๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐—ป๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐—ฏ๐—ฎ๐—ด๐—ถ ๐—ต๐—ฎ๐˜๐—ถ, ๐˜€๐—ฒ๐—ฏ๐—ฎ๐—น๐—ถ๐—ธ๐—ป๐˜†๐—ฎ, ๐˜€๐—ฒ๐˜€๐˜‚๐—ฎ๐˜๐˜‚ ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐˜€๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐˜ ๐—ฑ๐—ถ๐˜€๐˜‚๐—ธ๐—ฎ๐—ถ ๐—ผ๐—น๐—ฒ๐—ต ๐˜€๐˜†๐—ฎ๐—ถ๐˜๐—ต๐—ฎ̄๐—ป. ๐—ง๐—ถ๐—ฑ๐—ฎ๐—ธ ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ฐ๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐˜๐—ถ๐—ฑ๐—ฎ๐—ธ ๐—ฝ๐˜‚๐—น๐—ฎ ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ต๐—ฒ๐—ป๐—ฑ๐—ฎ๐—ธ๐—ถ๐—ป๐˜†๐—ฎ, ๐—ธ๐—ฎ๐—ฟ๐—ฒ๐—ป๐—ฎ ๐˜๐—ถ๐—ฑ๐—ฎ๐—ธ ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ ๐—บ๐—ฎ๐—ป๐—ณ๐—ฎ๐—ฎ๐˜๐—ป๐˜†๐—ฎ.

๐—ฆ๐˜‚๐—ป๐—ด๐—ด๐˜‚๐—ต ๐—ก๐—ฎ๐—ฏ๐—ถ ๏ทบ ๐—ท๐˜‚๐—ด๐—ฎ ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐—น๐—ถ๐—ป๐—ฑ๐˜‚๐—ป๐—ด ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ๐—ป๐˜†๐—ฎ, ๐—ฏ๐—ฒ๐—น๐—ถ๐—ฎ๐˜‚ ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฑ๐—ผ๐—ฎ,

ุงู„ู„ู‡ู… ุฅู†ูŠ ุฃุนูˆุฐ ุจูƒ ู…ู† ุงู„ู‡ู… ูˆุงู„ุญุฒู†

'๐—ฌ๐—ฎ ๐—”๐—น๐—น๐—ฎ๐—ต, ๐˜€๐—ฒ๐˜€๐˜‚๐—ป๐—ด๐—ด๐˜‚๐—ต๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐—ฎ๐—ธ๐˜‚ ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐—น๐—ถ๐—ป๐—ฑ๐˜‚๐—ป๐—ด ๐—ธ๐—ฒ๐—ฝ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ-๐— ๐˜‚ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ ๐—ธ๐—ฒ๐—ด๐˜‚๐—ป๐—ฑ๐—ฎ๐—ต๐—ฎ๐—ป ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—ธ๐—ฒ๐˜€๐—ฒ๐—ฑ๐—ถ๐—ต๐—ฎ๐—ป.'

๐Ÿ“š  ๐— ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ̄๐—ฟ๐—ถ๐—ท๐˜‚๐˜€ ๐—ฆ๐—ฎ̄๐—น๐—ถ๐—ธ๐—ถ̄๐—ป, ๐Ÿญ/๐Ÿฑ๐Ÿฌ๐Ÿญ

Sabtu, 30 November 2024

Jangan Jadikan "Ahlus Sunnah" Seperti Label Barang Dagangan


 

Jangan Jadikan "Ahlus Sunnah" Seperti Label Barang Dagangan

     Dalam Syarhus-Sunnah (hal 132) Imam Al Barbahari Rahimahullahu berkata :

• 158. Tidak boleh seorang muslim berkata: "Si Fulan seorang Ahlus-Sunnah" hingga benar-benar melihat bahwa orang tersebut telah menunjukkan karakter (yang menunjukkan ciri-ciri) Ahlus-Sunnah dan tidak boleh seorang dikatakan Shahibus Sunnah hingga benar-benar semua (ushul) As-Sunnah telah lengkap menghiasi dirinya.
• 159. Abdullah bin Mubarak berkata: "Akar kebid'ahan ada empat firqah kemudian berakar menjadi tujuh puluh dua cabang bid'ah. Adapun akar bid'ah yang empat, Qadariyah, Murji'ah, Syi'ah dan Khawarij." (Dikeluarkan oleh Ibnu Baththah dalam " Al Ibanah Al Kubra" (278).)


"As-Sunnah Dan Ahlus-Sunnah Wal Jama'ah" Dari Kitab Syarhus-Sunnah


 



"As-Sunnah Dan Ahlus-Sunnah Wal Jama'ah" Dari Kitab Syarhus-Sunnah


"Alhamdulillah.. Dialah Dzat yang telah memberi hidayah dan karunia Islam kepada kita semua serta menjadikan kita sebagai umat yang terbaik. Kami memohon taufik untuk meraih kecintaan dan keridhaan ุงู„ู„ู‡ serta terpelihara dari murka dan kebenciaan-Nya.

1.  Ketahuilah sesungguhnya Islam adalah As-Sunnah dan As-Sunnah adalah Islam dan masing-masing tidak bisa dipisahkan.

2.  Termasuk bagian dari As-Sunnah adalah tetap di atas Al-Jama'ah, barangsiapa condong kepada selain Al-Jama'ah dan menyelisihinya maka ia telah melepas tali Islam dari pundaknya dan telah tersesat dan menyesatkan.

3.  Landasan dan tolok ukur Al-Jama'ah adalah para Shahabat Nabi Muhammad ๏ทบ semoga ุงู„ู„ู‡ merahmati mereka semua, mereka adalah Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah, barangsiapa yang tidak mengambil kebenaran dari mereka maka ia telah memilih jalan kesesatan dan kebid'ahan. Setiap yang bid'ah adalah sesat dan setiap pelaku kesesatan terancam menjadi penghuni Neraka.

4.  Umar bin Khaththab Radhiyallahu’anhu berkata : "Allah Ta'ala tidak menerima udzur bagi seorangpun  yang berbuat kesesatan yang dia anggap petunjuk."Begitu juga ุงู„ู„ู‡ tidak menerima udzur seorang pun yang meninggalkan petunjuk yang ia anggap sebagai kesesatan karena semua perkara telah dijelaskan secara tuntas dan hujjah telah ditegakkan secara sempurna sehingga tidak ada celah bagi siapapun untuk mencari-cari alasan. As-Sunnah dan Al-Jama'ah telah meletakkan kerangka agama secara sempurna dan telah tampak jelas kepada seluruh manusia dan manusia hanya tinggal mengikutinya."

Rabu, 27 November 2024

Pemimpin Itu Cerminan Rakyatnya







Pemimpin Itu Cerminan Rakyatnya


"Apabila masyarakat baik niscaya Allah akan mudahkan pemimpin yang baik pula dan sebaliknya apabila rakyatnya mayoritas jelek (zhalim) niscaya akan memiliki pemimpin yang zhalim pula.."


       Allah Ta’ala berkalam :

ูˆَูƒَุฐَู„ِูƒَ ู†ُูˆَู„ِّูŠ ุจَุนْุถَ ุงู„ุธَّุงู„ِู…ِูŠู†َ ุจَุนْุถًุง ุจِู…َุง ูƒَุงู†ُูˆุง ูŠَูƒْุณِุจُูˆู†َ

Dan demikianlah Kami jadikan sebahagian orang-orang yang zhalim itu menjadi penguasa (pemimpin) bagi sebahagian yang lain disebabkan apa yang mereka usahakan.” (Al An’aam: 129).

ูˆุฃุฎุฑุฌ ุฃุจูˆ ุงู„ุดูŠุฎ ุนู† ู…ู†ุตูˆุฑ ุจู† ุฃุจูŠ ุงู„ุฃุณูˆุฏ ู‚ุงู„: ุณุฃู„ุช ุงู„ุฃุนู…ุด ุนู† ู‚ูˆู„ู‡ { ูˆูƒุฐู„ูƒ ู†ูˆู„ูŠ ุจุนุถ ุงู„ุธุงู„ู…ูŠู† ุจุนุถุงً } ، ู…ุง ุณู…ุนุชู‡ู… ูŠู‚ูˆู„ูˆู† ููŠู‡؟ ู‚ุงู„: ุณู…ุนุชู‡ู… ูŠู‚ูˆู„ูˆู† ุฅุฐุง ูุณุฏ ุงู„ู†ุงุณ ุฃُู…ِّุฑَ ุนู„ูŠู‡ู… ุดุฑุงุฑู‡ู…. (ุงู„ุฏุฑ ุงู„ู…ู†ุซูˆุฑ — ุฌู„ุงู„ ุงู„ุฏูŠู† ุงู„ุณูŠูˆุทูŠ (ูฉูกูก ู‡ู€))

        Abu Asy-Syaikh meriwayatkan dari Manshur ibn Abil-Aswad ia berkata : Saya bertanya kepada Al-A’masy rahimahullah tentang kalam Allah taala:

ูˆَูƒَุฐَٰู„ِูƒَ ู†ُูˆَู„ِّูŠ ุจَุนْุถَ ุงู„ุธَّุงู„ِู…ِูŠู†َ ุจَุนْุถًุง ุจِู…َุง ูƒَุงู†ُูˆุง ูŠَูƒْุณِุจُูˆู†َ

"Dan demikianlah Kami jadikan sebagian orang-orang zalim berkuasa atas sebagian lainnya, sesuai dengan apa yang mereka kerjakan." (QS. Al-An’am:129)
Apa yang telah engkau dengarkan dari mereka (para Salaf) tentang ayat ini?
Beliau menjawab: Saya mendengar mereka berkata:

«๏บ‡๏บซุง ๏ป“๏บด๏บช ุง๏ปŸ๏ปจ๏บŽ๏บฑ ๏บƒ๏ปฃ๏บฎ ๏ป‹๏ป ๏ปด๏ปฌ๏ปข ๏บท๏บฎุง๏บญ๏ปซ๏ปข»

“Jika manusia telah rusak, maka mereka akan dipimpin oleh orang-orang jelek dari mereka.”
(lihat al-Durr al-Mantsur - Jalaluddin As-Suyuthi)

ู‚ุงู„ ุงู„ุฅู…ุงู… ุงุจู† ุงู„ู‚ูŠู… ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ : ูˆุชุฃู…ู„ ุญูƒู…ุชู‡ ุชุนุงู„ู‰ ููŠ ุฃู† ุฌุนู„ ู…ู„ูˆูƒ ุงู„ุนุจุงุฏ ูˆุฃู…ุฑุงุกู‡ู… ูˆูˆู„ุงุชู‡ู… ู…ู† ุฌู†ุณ ุฃุนู…ุงู„ู‡ู…، ุจู„ ูƒุฃู† ุฃุนู…ุงู„ู‡ู… ุธู‡ุฑุช ููŠ ุตูˆุฑ ูˆู„ุงุชู‡ู… ูˆู…ู„ูˆูƒู‡ู… : ูุฅู† ุงุณุชู‚ุงู…ูˆุง ุงุณุชู‚ุงู…ุช ู…ู„ูˆูƒู‡ู…، ูˆุฅู† ุนุฏู„ูˆุง ุนุฏู„ุช ุนู„ูŠู‡ู…، ูˆุฅู† ุฌุงุฑูˆุง ุฌุงุฑุช ู…ู„ูˆูƒู‡ู… ูˆูˆู„ุงุชู‡ู…، ูˆุฅู† ุธู‡ุฑ ููŠู‡ู… ุงู„ู…ูƒุฑ ูˆุงู„ุฎุฏูŠุนุฉ ููˆู„ุงุชู‡ู… ูƒุฐู„ูƒ، ูˆุฅู† ู…ู†ุนูˆุง ุญู‚ูˆู‚ ุงู„ู„ู‡ ู„ุฏูŠู‡ู… ูˆุจุฎู„ูˆุง ุจู‡ุง ู…ู†ุนุช ู…ู„ูˆูƒู‡ู… ูˆูˆู„ุงุชู‡ู… ู…ุง ู„ู‡ู… ุนู†ุฏู‡ู… ู…ู† ุงู„ุญู‚ ูˆุจุฎู„ูˆุง ุจู‡ุง ุนู„ูŠู‡ู…، ูˆุฅู† ุฃุฎุฐูˆุง ู…ู…ู† ูŠุณุชุถุนููˆู†ู‡ ู…ุง ู„ุง ูŠุณุชุญู‚ูˆู†ู‡ ููŠ ู…ุนุงู…ู„ุชู‡ู… ุฃุฎุฐุช ู…ู†ู‡ู… ุงู„ู…ู„ูˆูƒ ู…ุง ู„ุง ูŠุณุชุญู‚ูˆู†ู‡ ูˆุถุฑุจุช ุนู„ูŠู‡ู… ุงู„ู…ูƒูˆุณ ูˆุงู„ูˆุธุงุฆู، ูˆูƒู„ู…ุง ูŠุณุชุฎุฑุฌูˆู†ู‡ ู…ู† ุงู„ุถุนูŠู ูŠุณุชุฎุฑุฌู‡ ุงู„ู…ู„ูˆูƒ ู…ู†ู‡ู… ุจุงู„ู‚ูˆุฉ، ูุนู…ّุงู„ู‡ู… ุธู‡ุฑุช ููŠ ุตูˆุฑ ุฃุนู…ุงู„ู‡ู… . ูˆู„ูŠุณ ููŠ ุงู„ุญูƒู…ุฉ ุงู„ุฅู„ู‡ูŠุฉ ุฃู† ูŠูˆู„ู‰ ุนู„ู‰ ุงู„ุฃุดุฑุงุฑ ุงู„ูุฌุงุฑ ุฅู„ุง ู…ู† ูŠูƒูˆู† ู…ู† ุฌู†ุณู‡ู… . ูˆู„ู…ุง ูƒุงู† ุงู„ุตุฏุฑ ุงู„ุฃูˆู„ ุฎูŠุงุฑ ุงู„ู‚ุฑูˆู† ูˆุฃุจุฑู‡ุง ูƒุงู†ุช ูˆู„ุงุชู‡ู… ูƒุฐู„ูƒ، ูู„ู…ุง ุดุงุจูˆุง ุดุงุจุช ู„ู‡ู… ุงู„ูˆู„ุงุฉ ูุญูƒู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ุชุฃุจู‰ ุฃู† ูŠูˆู„ูŠ ุนู„ูŠู†ุง ููŠ ู…ุซู„ ู‡ุฐู‡ ุงู„ุฃุฒู…ุงู† ู…ุซู„ ู…ุนุงูˆูŠุฉ ูˆุนู…ุฑ ุจู† ุนุจุฏ ุงู„ุนุฒูŠุฒ ูุถู„ุงً ุนู† ู…ุซู„ ุฃุจูŠ ุจูƒุฑ ูˆุนู…ุฑ ุจู„ ูˆู„ุงุชู†ุง ุนู„ู‰ ู‚ุฏุฑู†ุง ูˆูˆู„ุงุฉ ู…ู† ู‚ุจู„ู†ุง ุนู„ู‰ ู‚ุฏุฑู‡ู… ูˆูƒู„ ู…ู† ุงู„ุฃู…ุฑูŠู† ู…ูˆุฌุจ ุงู„ุญูƒู…ุฉ ูˆู…ู‚ุชุถุงู‡ุง . (ู…ูุชุงุญ ุฏุงุฑ ุงู„ุณุนุงุฏุฉ ุฌูข ุตูกูงูง-ูกูงูจ)

     Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata :

"Sesungguhnya di antara hikmah Allah Ta'ala dalam keputusan-Nya memilih para raja, pemimpin dan pelindung umat manusia adalah sama dengan amalan rakyatnya bahkan perbuatan rakyat seakan-akan adalah cerminan dari pemimpin dan penguasa mereka.

Jika rakyat lurus, maka akan lurus juga penguasa mereka. Jika rakyat adil, maka akan adil pula penguasa mereka. Namun, jika rakyat berbuat zalim, maka penguasa mereka akan ikut berbuat zalim. Jika tampak tindak penipuan di tengah-tengah rakyat, maka demikian pula hal ini akan terjadi pada pemimpin mereka.

Jika rakyat menolak hak-hak Allah dan enggan memenuhinya, maka para pemimpin juga enggan melaksanakan hak-hak rakyat dan enggan menerapkannya. Jika dalam muamalah rakyat mengambil sesuatu dari orang-orang lemah, maka pemimpin mereka akan mengambil hak yang bukan haknya dari rakyatnya serta akan membebani mereka dengan tugas yang berat.

Setiap yang rakyat ambil dari orang-orang lemah maka akan diambil pula oleh pemimpin mereka dari mereka dengan paksaan.

Dengan demikian setiap amal perbuatan rakyat akan tercermin pada amalan penguasa mereka. Berdasarkah hikmah Allah, seorang pemimpin yang jahat dan keji hanyalah diangkat sebagaimana keadaan rakyatnya. Ketika masa-masa awal Islam merupakan masa terbaik, maka demikian pula pemimpin pada saat itu.

Ketika rakyat mulai rusak, maka pemimpin mereka juga akan ikut rusak. Dengan demikian berdasarkan hikmah Allah, apabila pada zaman kita ini dipimpin oleh pemimpin seperti Mu’awiyah, Umar bin Abdul Azis, apalagi dipimpin oleh Abu Bakar dan Umar, maka tentu pemimpin kita itu sesuai dengan keadaan kita.

Begitu pula pemimpin orang-orang sebelum kita tersebut akan sesuai dengan kondisi rakyat pada saat itu. Masing-masing dari kedua hal tersebut merupakan konsekuensi dan tuntunan hikmah Allah . (Lihat Miftah Daaris Sa’adah, 2/177-178 karya Imam Ibnul Qayyim )”

     Oleh karena itu, untuk mengubah keadaan kaum muslimin menjadi lebih baik, maka hendaklah setiap orang mengoreksi dan mengubah dirinya sendiri, bukan mengubah penguasa yang ada. Hendaklah setiap orang mengubah dirinya yaitu dengan mengubah akidah, ibadah, akhlak dan muamalahnya.

       Allah Ta'ala berkalam :

ูˆَู…َุง ุฃَุตَุงุจَูƒُู…ْ ู…ِู†ْ ู…ُุตِูŠุจَุฉٍ ูَุจِู…َุง ูƒَุณَุจَุชْ ุฃَูŠْุฏِูŠูƒُู…ْ

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS. Asy-Syuraa : 30)

ุฅِู†َّ ุงู„ู„َّู‡َ ู„َุง ูŠُุบَูŠِّุฑُ ู…َุง ุจِู‚َูˆْู…ٍ ุญَุชَّู‰ ูŠُุบَูŠِّุฑُูˆุง ู…َุง ุจِุฃَู†ْูُุณِู‡ِู…ْ

“Sesungguhnya Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri” (QS. Ar-Ra’du : 11)





Kamis, 21 November 2024

"Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah" Itu Bukan Sebuah Jam'iyyah ataupun Hizbiyyah


 

"Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah" Itu Bukan Sebuah Jam'iyyah ataupun Hizbiyyah

Hukumi Manusia Dengan Hujjah Dan Burhan Sesuai Zhahirnya


⭐  Jika ada orang yang mengklaim dirinya bukan beragama Islam atau di KTP tertulis (mengaku) Islam tapi dirinya enggan sholat (sengaja tidak sholat tanpa udzur syar'i) ataupun melakukan syirik akbar maka secara umum berhak dihukumi kafir. Adapun secara mu'ayyan maka setelah iqomatul hujjah.

⭐  Jika ada orang yang membanggakan diri dan nisbat kepada sebuah jam'iyyah, hizb, muassasah (yayasan hizbiyyah), kelompok, majmu'ah (grup/geng), ormas atau semisal maka secara umum berhak dihukumi bukan Ahlus Sunnah Wal Jama'ah. Dan mereka berhak disebut sesuai dengan nama jam'iyyah, hizb ataupun ormasnya.

⭐  Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah itu orang-orang mukmin yang berada di atas millah, manhaj ataupun madzhab Nabi ๏ทบ dan para Shahabat. Barangsiapa yang sengaja menyelisihi  Aqidah Ahlus-Sunnah ataupun menyelisihi sebagian atau salah satu pokok dari Ushul As-Sunnah maka bukan termasuk ahlinya. Ini hukum secara umum. Adapun hukum secara muayyan maka setelah iqomatul hujjah dan bayanul hujjah.


ูˆุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ุฃุนู„ู… ุจุงู„ุตูˆุงุจ، ูˆุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ุฑุจ ุงู„ุนุงู„ู…ูŠู†


Rabu, 20 November 2024

Peringatan Dari Sifat At-Talawwun ( Berubah-ubah Warna ) Dalam Agama


 


Peringatan Dari Sifat At-Talawwun ( Berubah-ubah Warna ) Dalam Agama


572 - ุญุฏุซู†ุง ุงุจู† ุตุงุนุฏ ، ู‚ุงู„ : ุญุฏุซู†ุง ุนู…ุฑูˆ ุจู† ุนู„ูŠ ، ู‚ุงู„ : ุญุฏุซู†ุง ูŠุญูŠู‰ ุจู† ุณุนูŠุฏ ، ู‚ุงู„ : ุญุฏุซู†ุง ุฅุณู…ุงุนูŠู„ ุจู† ุฃุจูŠ ุฎุงู„ุฏ ، ุนู† ุฅุจุฑุงู‡ูŠู… ุจู† ุจุดูŠุฑ ، ุนู† ุฎุงู„ุฏ ู…ูˆู„ู‰ ุฃุจูŠ ู…ุณุนูˆุฏ ، ู‚ุงู„ : ู‚ุงู„ ุญุฐูŠูุฉ [ ุต: 505 ] ู„ุฃุจูŠ ู…ุณุนูˆุฏ : ุฅู† ุงู„ุถู„ุงู„ุฉ ุญู‚ ุงู„ุถู„ุงู„ุฉ ุฃู† ุชุนุฑู ู…ุง ูƒู†ุช ุชู†ูƒุฑ ูˆุชู†ูƒุฑ ู…ุง ูƒู†ุช ุชุนุฑู ูˆุฅูŠุงูƒ ูˆุงู„ุชู„ูˆู† ููŠ ุฏูŠู† ุงู„ู„ู‡ ูุฅู† ุฏูŠู† ุงู„ู„ู‡ ูˆุงุญุฏ .
๐Ÿ“–  ุงู„ุฅุจุงู†ุฉ ุงู„ูƒุจุฑู‰ ู„ุงุจู† ุจุทุฉ

.... Hudzaifah Ibnul Yaman -ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡- berkata kepada Abu Mas'ud : “Sungguh kesesatan yang sebenar-benarnya adalah : engkau menganggap "ma’ruf" kepada sesuatu yang sebelumnya engkau anggap mungkar, atau engkau menganggap mungkar kepada sesuatu yang sebelumnya engkau anggap "ma’ruf". Waspadalah engkau dari sikap talawwun (berubah-ubah warna) dalam agama Allah. Karena sesungguhnya agama Allah itu satu".
๐Ÿ“–  lihat Al-Ibaanah Al-Kubra karya Ibnu Baththah.


Senin, 18 November 2024

Keutamaan Sabar, 3 Macam Sabar Dan Doa Mohon Kesabaran






Keutamaan Sabar, 3 Macam Sabar Dan Doa Mohon Kesabaran


     Allah Ta’ala berkalam :

ู‚ُู„ْ ูŠٰุนِุจَุงุฏِ ุงู„َّุฐِูŠْู†َ ุงٰู…َู†ُูˆุง ุงุชَّู‚ُูˆْุง ุฑَุจَّูƒُู…ْۗ ู„ِู„َّุฐِูŠْู†َ ุงَุญْุณَู†ُูˆْุง ูِูŠْ ู‡ٰุฐِู‡ِ ุงู„ุฏُّู†ْูŠَุง ุญَุณَู†َุฉٌۗ ูˆَุงَุฑْุถُ ุงู„ู„ّٰู‡ِ ูˆَุงุณِุนَุฉٌۗ ุงِู†َّู…َุง ูŠُูˆَูَّู‰ ุงู„ุตّٰุจِุฑُูˆْู†َ ุงَุฌْุฑَู‡ُู…ْ ุจِุบَูŠْุฑِ ุญِุณَุงุจٍ ۝ูกู 

"Katakanlah (Muhammad), “Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman! Bertakwalah kepada Rabb-mu.” Bagi orang-orang yang berbuat baik di dunia ini akan memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu luas. Hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas." (QS. Az-Zumar : 10)

     Sabar itu ada tiga macam, yaitu sabar dalam ketaatan, sabar dalam menjauhi maksiat dan sabar dalam menghadapi takdir.

ู‚ุงู„ ุงุจู† ุฑุฌุจ ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ : ูˆุงู„ุตุจุฑ ุซู„ุงุซุฉ ุฃู†ูˆุงุน : ุตุจุฑ ุนู„ู‰ ุทุงุนุฉ ุงู„ู„ู‡ ูˆุตุจุฑ ุนู† ู…ุญุงุฑู… ุงู„ู„ู‡ ูˆุตุจุฑ ุนู„ู‰ ุฃู‚ุฏุงุฑ ุงู„ู„ู‡ ุงู„ู…ุคู„ู…ุฉ. 
ุงู„ูƒุชุงุจ : ู„ุทุงุฆู ุงู„ู…ุนุงุฑู ููŠู…ุง ู„ู…ูˆุงุณู… ุงู„ุนุงู… ู…ู† ุงู„ูˆุธุงุฆู

     Imam Ibnu Rajab rahimahullah berkata : “Ada tiga macam sabar: (1) Sabar atas ketaatan kepada Allah, (2) Sabar atas (menjauhi) hal-hal yang diharamkan Allah, dan (3) Sabar atas ketetapan Allah yang pahit (atau susah).” (lihat Lathรข’if al-Ma’รขrif fรฎ mรข li Mawรขsรฎm al-‘ร‚m min al-Wadhรข’if h.147).

     Allah Ta’ala berkalam :

ูŠٰุٓงَูŠُّู‡َุง ุงู„َّุฐِูŠْู†َ ุงٰู…َู†ُูˆุง ุงุตْุจِุฑُูˆْุง ูˆَุตَุงุจِุฑُูˆْุง ูˆَุฑَุงุจِุทُูˆْุงۗ ูˆَุงุชَّู‚ُูˆุง ุงู„ู„ّٰู‡َ ู„َุนَู„َّูƒُู…ْ ุชُูْู„ِุญُูˆْู†َ ۝ูขู ู 

"Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap-siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung." (QS. Ali-Imron : 200).

      Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin rahimahullah dalam Syarh Riyadhus Sholihin (1/175) ketika menjelaskan ayat di atas, beliau rahimahullah mengatakan,

ูุฃู…ุฑ ุงู„ู„ู‡ ุงู„ู…ุคู…ู†ูŠู† ุจู…ุชุถูŠ ุฅูŠู…ุงู†ู‡ู…، ูˆุจุดุฑู ุฅูŠู…ุงู†ู‡ู… ุจู‡ุฐู‡ ุงู„ุฃูˆุงู…ุฑ ุงู„ุฃุฑุจุนุฉ: (ุงุตْุจِุฑُูˆุง ูˆَุตَุงุจِุฑُูˆุง ูˆَุฑَุงุจِุทُูˆุง ูˆَุงุชَّู‚ُูˆุง ุงู„ู„َّู‡َ ู„َุนَู„َّูƒُู…ْ ุชُูْู„ِุญُูˆู†َ) (ุขู„ ุนู…ุฑุงู†: ู…ู† ุงู„ุขูŠุฉูขู ู ).
ูุงู„ุตุจุฑ ุนู† ุงู„ู…ุนุตูŠุฉ، ูˆุงู„ู…ุตุงุจุฑุฉ ุนู„ู‰ ุงู„ุทุงุนุฉ، ูˆุงู„ู…ุฑุงุจุทุฉ ูƒุซุฑุฉ ุงู„ุฎูŠุฑ ูˆุชุชุงุจุน ุงู„ุฎูŠุฑ، ูˆุงู„ุชู‚ูˆูŠ ุชุนู… ุฐู„ูƒ ูƒู„ู‡. (ูˆَุงุชَّู‚ُูˆุง ุงู„ู„َّู‡َ ู„َุนَู„َّูƒُู…ْ ุชُูْู„ِุญُูˆู†َ) .
ูƒุชุงุจ ุดุฑุญ ุฑูŠุงุถ ุงู„ุตุงู„ุญูŠู† ู„ุงุจู† ุนุซูŠู…ูŠู† (ูก\ูกูงูฅ)

"(Dalam ayat ini) Allah Ta’ala memerintahkan orang-orang mukmin sesuai dengan konsekuensi dan besarnya keimanannya dengan 4 hal yaitu: "Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap-siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung." (QS. Ali-Imron : 200).
Ash-shabru ( ุงู„ุตุจุฑ ) berarti menahan diri dari maksiat. Al-mushaabarah ( ูˆุงู„ู…ุตุงุจุฑุฉ ) berarti menahan diri dalam melakukan ketaatan. Al-muroobathoh ( ูˆุงู„ู…ุฑุงุจุทุฉ ) adalah banyak melakukan kebaikan dan mengikutkannya lagi dengan kebaikan. Sedangkan takwa mencakup semua hal tadi. ("dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.")

ุนَู†ْ ุตُู‡َูŠْุจٍ ู‚َุงู„َ ู‚َุงู„َ ุฑَุณُูˆู„ُ ุงู„ู„َّู‡ِ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ุนَุฌَุจًุง ู„ِุฃَู…ْุฑِ ุงู„ْู…ُุคْู…ِู†ِ ุฅِู†َّ ุฃَู…ْุฑَู‡ُ ูƒُู„َّู‡ُ ุฎَูŠْุฑٌ ูˆَู„َูŠْุณَ ุฐَุงูƒَ ู„ِุฃَุญَุฏٍ ุฅِู„َّุง ู„ِู„ْู…ُุคْู…ِู†ِ ุฅِู†ْ ุฃَุตَุงุจَุชْู‡ُ ุณَุฑَّุงุกُ ุดَูƒَุฑَ ูَูƒَุงู†َ ุฎَูŠْุฑًุง ู„َู‡ُ ูˆَุฅِู†ْ ุฃَุตَุงุจَุชْู‡ُ ุถَุฑَّุงุกُ ุตَุจَุฑَ ูَูƒَุงู†َ ุฎَูŠْุฑًุง ู„َู‡ُ

Dari Shuhaib, dia berkata: Rasulullah ๏ทบ bersabda, “Menakjubkan urusan seorang Mukmin. Sesungguhnya semua urusan orang Mukmin itu baik, dan itu tidaklah ada kecuali bagi orang mukmin. Jika kesenangan mengenainya, dia bersyukur, maka syukur itu baik baginya. Dan jika kesusahan mengenainya, dia bersabar, maka sabar itu baik baginya (HR. Muslim, no: 2999)

     Sabar itu indah, dan keindahannya itu akan nampak apabila kita telah benar-benar memperjuangkannya. Allah Ta'ala berfirman :

ูˆَุงุณْุชَุนِูŠْู†ُูˆْุง ุจِุงู„ุตَّุจْุฑِ ูˆَุงู„ุตَّู„ٰูˆุฉِۗ ูˆَุงِู†َّู‡َุง ู„َูƒَุจِูŠْุฑَุฉٌ ุงِู„َّุง ุนَู„َู‰ ุงู„ْุฎٰุดِุนِูŠْู†َۙ ۝ูคูฅ

"Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Dan (shalat) itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk," (QS. Al-Baqarah : 45)



.... ุฑَุจَّู†َุงٓ ุงَูْุฑِุบْ ุนَู„َูŠْู†َุง ุตَุจْุฑًุง ูˆَّุชَูˆَูَّู†َุง ู…ُุณْู„ِู…ِูŠْู†َ ۝ูกูขูฆ

.... (Mereka berdoa,) “Ya Rabb kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan matikanlah kami dalam keadaan muslim (berserah diri kepada-Mu).”
(QS. Al-A’rรขf :126)

Berhati-hatilah Terhadap Hadits Palsu dan Amalan Yang Tidak Disyariatkan

Berhati-hatilah Terhadap Hadits Palsu dan Amalan Yang Tidak Disyariatkan ูˆَู‡َูƒَุฐَุง ูƒَุซِูŠุฑٌ ู…ِู…َّู†ْ ุตَู†َّูَ ูِูŠ ูَุถَุงุฆِู„ِ ุงู„ْุนِุจَุงุฏَุงุชِ، ูˆَู...