Sabtu, 18 Oktober 2025

Taqwa Sebagai Tolok Ukur Kemuliaan Di Sisi Allah.. Bukan Harta, Gelar dan Selainnya


 

Taqwa Sebagai Tolok Ukur Kemuliaan Di Sisi Allah.. Bukan Harta, Gelar dan Selainnya



يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَاۤىِٕلَ لِتَعَارَفُوْاۚ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ ۝١٣

"Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahateliti." (QS. Al-Hujurat : 13)

🔸 Ali bin abi Thalib Radhiyaallahu 'anhu berkata :

التقوى هي الخوف من الجليل و العمل بالتنزيل والرضا بالقليل و الإستعداد ليوم الرحيل

“ Taqwa adalah takut kepada Allah, beramal sesuai yang diturunkan (Al-Qur’an dan As-Sunnah), menerima dengan yang sedikit dan selalu senantiasa bersiap-siap menempuh untuk  hari perjalanan menghadap Allah."

🔸 Seorang Tabi’in, Umar bin Abdul Aziz  Rahimahullah juga memberikan makna taqwa

ليس تقوى الله  بصيام النهار ولا بقيام الليل و التخليط فيما بين ذلك و لكن تقوى الله ترك ما حرم الله و أداء ما افترض الله فمن رزق بعد ذلك خيرا فهو من خير إلى خير

“Ketaqwaan kepada Allah bukanlah terletak pada puasanya seseorang di siang hari dan shalatnya ditengah malam maupun hal –hal yang dia kerjakan di waktu – waktu itu, akan tetapi ketaqwaan kepada Allah terletak pada meninggalkan apa-apa yang diharamkan Allah dan mengerjakan semua kewajiban-kewajiban yang Allah perintahkan dan barang siapa yang telah diberi rezeqi sesudah itu maka itu merupakan kebaikan menuju kebaikan.”


Rabu, 15 Oktober 2025

Tantangan Atas Orang Yang Mengatakan Al-Qur'an Kalamullah Dibuat Oleh Selain Allah


 


Tantangan Atas Orang Yang Mengatakan Al-Qur'an Kalamullah Dibuat Oleh Selain  Allah


وَمَا كَانَ هٰذَا الْقُرْاٰنُ اَنْ يُّفْتَرٰى مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ وَلٰكِنْ تَصْدِيْقَ الَّذِيْ بَيْنَ يَدَيْهِ وَتَفْصِيْلَ الْكِتٰبِ لَا رَيْبَ فِيْهِ مِنْ رَّبِّ الْعٰلَمِيْنَۗ ۝٣٧ اَمْ يَقُوْلُوْنَ افْتَرٰىهُۗ قُلْ فَأْتُوْا بِسُوْرَةٍ مِّثْلِهٖ وَادْعُوْا مَنِ اسْتَطَعْتُمْ مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ ۝٣٨ بَلْ كَذَّبُوْا بِمَا لَمْ يُحِيْطُوْا بِعِلْمِهٖ وَلَمَّا يَأْتِهِمْ تَأْوِيْلُهٗۗ كَذٰلِكَ كَذَّبَ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَانْظُرْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الظّٰلِمِيْنَ ۝٣٩

37. Dan tidak mungkin Al-Qur'an ini dibuat-buat oleh selain Allah; tetapi (Al-Qur'an) membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya, tidak ada keraguan di dalamnya, (diturunkan) dari robbul 'alamin.
38. Apakah pantas mereka mengatakan dia (Muhammad) yang telah membuat-buatnya? Katakanlah, “Buatlah sebuah surah yang semisal dengan surah (Al-Qur'an), dan ajaklah siapa saja di antara kamu orang yang mampu (membuatnya) selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.”
39. Bahkan (yang sebenarnya), mereka mendustakan apa yang mereka belum mengetahuinya dengan sempurna dan belum mereka peroleh penjelasannya. Demikianlah halnya umat-umat yang ada sebelum mereka telah mendustakan (rasul). Maka perhatikanlah bagaimana akibat orang yang zhalim. (QS. Yunus : 37-39)

🔸Jika masih ragu, ada sebuah tantangan : "Maka buatlah 1 surat saja semisal Surat Al Fatihah 7 ayat (yang memiliki kandungan agung, sebagai petunjuk, bisa untuk obat penyakit hati dan badan, bisa untuk ruqyah dan ditakuti para syaithan, susunannya indah, mudah dihafal dst). Apa kalian mampu.???
🔸  Silahkan dibantah secara ilmiyyah dengan burhan dan hujjah atau buktikan dengan mubahalah. Bukan cuma bicara dengan tanpa landasan dalil ilmiyah.

تِلْكَ اَمَانِيُّهُمْۗ قُلْ هَاتُوْا بُرْهَانَكُمْ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ ۝١١١

Itu (hanya) angan-angan mereka. Katakanlah, “Tunjukkan burhan (bukti kebenaranmu) jika kamu orang yang benar.” (QS. Al Baqarah : 111)

فَاِنْ لَّمْ يَسْتَجِيْبُوْا لَكَ فَاعْلَمْ اَنَّمَا يَتَّبِعُوْنَ اَهْوَاۤءَهُمْۗ وَمَنْ اَضَلُّ مِمَّنِ اتَّبَعَ هَوٰىهُ بِغَيْرِ هُدًى مِّنَ اللّٰهِۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الظّٰلِمِيْنَ ۝٥٠ ( القصص : ٥٠ )

"Maka jika mereka tidak menjawab (tantanganmu), maka ketahuilah bahwa mereka hanyalah mengikuti hawa nafsu mereka. Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya tanpa mendapat petunjuk dari Allah sedikit pun? Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zhalim." (QS. Al Qoshosh : 50).


Minggu, 12 Oktober 2025

Andai Kami Bisa Mencontoh Kehidupan Para Salafush-Sholih


 

Andai Kami Bisa Mencontoh Kehidupan Para Salafush-Sholih


وَاعْلَمُوْٓا اَنَّمَآ اَمْوَالُكُمْ وَاَوْلَادُكُمْ فِتْنَةٌۙ وَّاَنَّ اللّٰهَ عِنْدَهٗٓ اَجْرٌ عَظِيْمٌ ۝٢٨ (ٱلأنفال : ٢٨)

"Dan ketahuilah bahwa hartamu dan anak-anakmu itu fitnah (cobaan) dan sesungguhnya di sisi Allah ada pahala yang besar." (QS. Al-Anfal :  28)

Hidup sederhana, qona'ah dan zuhud terhadap dunia..
Andai memiliki emas sebesar gunung ingin diinfaqkan semua.. kecuali mengambil sedikit untuk tunaikan hajat wajib..
Andai ditaqdirkan kaya bisa menjalani dengan banyak bersyukur, banyak shadaqoh, banyak puasa dan banyak ibadah..

Mencukupkan diri dengan penghasilan senilai 15-29 Sho' per bulan untuk 1 orang (± Rp 600.000 - Rp 1.160.000). Dengan pelihara kambing, berkebun ataupun berdagang..

Memiliki rumah yang ma'ruf seluas  ± 33 m2 atau 5,5 m x 6 m atau 4 m x 8 m seukuran rumah Nabi sebagaimana menurut ahli sejarah.

Memiliki pakaian yang ma'ruf. Membiasakan diri makan 2 kali dan tidak lebih dari 3 kali. Makan pagi/sahur dengan 7 butir kurma atau nabidz ( نبيذ التمر ).
Tidak membiasakan diri makan enak kecuali ketika hari raya, makan bersama tamu, makanan untuk sahur, makanan untuk berbuka puasa, ataupun dibagikan tetangga.

Nabi berdoa berlindung dari keburukan kekayaan dan kefaqiran..

عن عائشة رضي الله عنها أن النبي صلى الله عليه وسلم كان يدعو بهذه الكلمات: «اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ النَّارِ وَعَذَابِ النَّارِ وَمِنْ شَرِّ الْغِنَى وَالْفَقْرِ». (صحيح - رواه أبو داود والترمذي وابن ماجه)

Dari Aisyah radhiyaallahu 'anha, Nabi Muhammad ﷺ berdoa dengan kalimat: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari fitnah neraka dan azab neraka, serta dari keburukan kekayaan dan kefakiran". (Shahih - HR. Abu Daud, At-Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

Sabtu, 11 Oktober 2025

Allah Rabb Seluruh 'Alam Dan Mengutus Muhammad Menjadi Rahmatan Lil-'Alamin


 

Allah Rabb Seluruh 'Alam Dan Mengutus Muhammad Menjadi Rahmatan Lil-'Alamin


قُلْ اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ ۝١٦٢ لَا شَرِيْكَ لَهٗۚ وَبِذٰلِكَ اُمِرْتُ وَاَنَا۠ اَوَّلُ الْمُسْلِمِيْنَ ۝١٦٣ قُلْ اَغَيْرَ اللّٰهِ اَبْغِيْ رَبًّا وَّهُوَ رَبُّ كُلِّ شَيْءٍۗ وَلَا تَكْسِبُ كُلُّ نَفْسٍ اِلَّا عَلَيْهَاۚ وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِّزْرَ اُخْرٰىۚ ثُمَّ اِلٰى رَبِّكُمْ مَّرْجِعُكُمْ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ فِيْهِ تَخْتَلِفُوْنَ ۝١٦٤

"Katakanlah (Muhammad), “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb seluruh alam, .... dan seterusnya. (QS. Al-An'am : 162-164)

يَسْـَٔلُهٗ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ كُلَّ يَوْمٍ هُوَ فِيْ شَأْنٍۚ ۝٢٩

"Apa yang di langit dan di bumi selalu meminta kepada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan." (QS. Ar-Rahman : 29)

وَمَآ اَرْسَلْنٰكَ اِلَّا رَحْمَةً لِّلْعٰلَمِيْنَ ۝١٠٧

"Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam." (QS. Al-Anbiya : 107)

Al-Haq itu dari Allah. Manusia diberi pilihan..

وَقُلِ الْحَقُّ مِنْ رَّبِّكُمْۗ فَمَنْ شَاۤءَ فَلْيُؤْمِنْ وَّمَنْ شَاۤءَ فَلْيَكْفُرْۚ اِنَّآ اَعْتَدْنَا لِلظّٰلِمِيْنَ نَارًاۙ اَحَاطَ بِهِمْ سُرَادِقُهَاۗ وَاِنْ يَّسْتَغِيْثُوْا يُغَاثُوْا بِمَاۤءٍ كَالْمُهْلِ يَشْوِى الْوُجُوْهَۗ بِئْسَ الشَّرَابُۗ وَسَاۤءَتْ مُرْتَفَقًا ۝٢٩

"Dan katakanlah (Muhammad), “Kebenaran itu datangnya dari Rabb-mu; barangsiapa menghendaki (beriman) hendaklah dia beriman, dan barangsiapa menghendaki (kafir) biarlah dia kafir.” Sesungguhnya Kami telah menyediakan neraka bagi orang zalim, yang gejolaknya mengepung mereka. Jika mereka meminta pertolongan (minum), mereka akan diberi air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan wajah. (Itulah) minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek." (QS. Al-Kahfi : 29)

Kamis, 09 Oktober 2025

Siapa Bilang Semua Orang Pasti Ingin Kaya ?


 

Siapa Bilang Semua Orang Pasti Ingin Kaya ?


Kekayaan itu hisabnya di akhirat sangat berat. Dan kami tidak ingin terpedaya kehidupan dunia..

وَمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَآ اِلَّا مَتَاعُ الْغُرُوْرِ ۝١٨٥

Kami berlindung dari keburukan kekayaan dan keburukan kefaqiran..

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ النَّارِ وَعَذَابِ النَّارِ وَمِنْ شَرِّ الْغِنَى وَالْفَقْرِ

Faqir itu beda dengan miskin. Jika benar hadits ini shahih, maka insya Allah kami pun juga menginginkannya...

اللَّهمَّ أَحيِني مِسكينًا، وأَمِتْني مِسكينًا، واحشُرني في زُمرةِ المساكينِ يومَ القيامَةِ

"Ya Allah, hidupkanlah aku sebagai orang miskin, matikanlah aku sebagai orang miskin, dan kumpulkanlah aku bersama golongan orang-orang miskin pada hari kiamat."

Kami berharap bisa termasuk golongan miskin yang sabar dan bersyukur. Andai punya emas sebesar gunung ingin kami infaqkan semua kecuali mengambil sedikit untuk memenuhi hajat kami (termasuk haji yang Allah wajibkan). Karena Nabi Muhammad ﷺ uswah hasanah..

بَلْ تُؤْثِرُوْنَ الْحَيٰوةَ الدُّنْيَاۖ ۝١٦ وَالْاٰخِرَةُ خَيْرٌ وَّاَبْقٰىۗ ۝١٧

"Tetapi kalian memilih kehidupan duniawi, sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal." (QS. Al-A'la : 16-17)

اَرَضِيْتُمْ بِالْحَيٰوةِ الدُّنْيَا مِنَ الْاٰخِرَةِۚ فَمَا مَتَاعُ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا فِى الْاٰخِرَةِ اِلَّا قَلِيْلٌ ۝٣٨


Ingin Menjadi Golongan Fuqara (فقراء), Miskin (مسكين) Ataukah Aghniya (أغنياء) ?


 


Ingin Menjadi Golongan Fuqara (فقراء), Miskin (مسكين) Ataukah Aghniya (أغنياء) ?



🔸 Kebutuhan 1 orang per hari itu pada umumnya senilai zakat Fithri yaitu 1 sha' atau 30' sha'/30 hari atau sekitar Rp 1.200.000/bulan. Maka jika untuk 2 orang Rp 2.400.000/bulan.

🔸 Jika ada orang yang total penghasilan bersihnya rata-rata per bulan senilai 30 sho' atau Rp 1.200.000/ bulan untuk kebutuhan 1 orang maka termasuk golongan  kaya/Aghniya (أغنياء).
Jika total penghasilan bersih per bulan senilai 15 sho' - 29 sho' atau sekitar Rp 600.000 - Rp 1.160.000 untuk kebutuhan 1 orang maka termasuk golongan miskin.
Jika total penghasilan bersihnya rata-rata per bulan kurang dari 15 sho' atau kurang dari Rp 600.000/bulan untuk kebutuhan 1 orang, maka termasuk golongan fuqoro' (faqir)

🔸 Allah Maha Adil. Pada umumnya golongan faqir itu terasa berat atau mengalami banyak kesulitan di dunia, dan hisab di akhirat ringan. Golongan kaya harta itu akan berat hisabnya di akhirat. Sedang golongan miskin insya Allah tidak terlalu berat di dunia dan di akhirat hisabnya pun lebih ringan dibandingkan orang kaya. Itu termasuk keadilan Allah.


اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ ۝١٣

".... Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. ...." (QS. Al-Hujurat : 13)

Nabi Nuh, nabi Ibrahim, nabi Musa, nabi Isa (Yeshua') dan nabi Muhammad yang termasuk Ulul Azmi hidup sederhana, qona'ah dan zuhud terhadap dunia lebih utama daripada nabi Dawud dan nabi Sulaiman seorang raja terkaya.

Senin, 06 Oktober 2025

Memahami Makna Billah (بِالله) dan Lillah (لِله) Secara Benar


 


Memahami Makna Billah (بِالله) dan Lillah   (لِله) Secara Benar


🔸 Billah (بِالله), maknanya "dengan Allah" atau "bersama Allah". Bahwa seorang hamba itu melakukan sesuatu dengan pertolongan atau kekuatan dari Allah. Di antara dalilnya :

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ ۝١

"Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang." (QS. Al-Fatihah ; 1)

وَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِۗ وَكَفٰى بِاللّٰهِ وَكِيْلًا ۝٣

"dan bertawakallah kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai pemelihara." (QS. Al-Ahzab : 3)

🔸 Lillah (لِله), maknanya "karena Allah" atau "untuk Allah". Bahwa sesuatu dilakukan dengan tujuan hanya untuk mencari ridho Allah. Di antara dalilnya :

اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ ۝٥

"Hanya kepada Engkaulah kami menyembah (beribadah) dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan."

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ ۝٥٦

"Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku." (QS. Adz-Dzariyat: 56)
Kemudian hadits Nabi bahwa amalan tergantung niat.

عن عمر بن الخطاب رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: «إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ، وَإِنَّمَا لِامْرِئٍ مَا نَوَى، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُولِهِ، فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُولِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيبُهَا أَوِ امْرَأَةٍ يَتَزَوَّجُهَا، فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ». وفي لفظ للبخاري: «إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى». (صحيح - متفق عليه)

Berhati-hatilah Terhadap Hadits Palsu dan Amalan Yang Tidak Disyariatkan

Berhati-hatilah Terhadap Hadits Palsu dan Amalan Yang Tidak Disyariatkan وَهَكَذَا كَثِيرٌ مِمَّنْ صَنَّفَ فِي فَضَائِلِ الْعِبَادَاتِ، وَف...