Apabila Ahlul Haqq Diam Dari Menjelaskan Kebenaran
Allah Ta'ala Berfirman :
وَإِذْ قَالَتْ أُمَّةٌ مِنْهُمْ لِمَ تَعِظُونَ قَوْمًا اللَّهُ مُهْلِكُهُمْ أَوْ مُعَذِّبُهُمْ عَذَابًا شَدِيدًا قَالُوا مَعْذِرَةً إِلَى رَبِّكُمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ (164) فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ أَنْجَيْنَا الَّذِينَ يَنْهَوْنَ عَنِ السُّوءِ وَأَخَذْنَا الَّذِينَ ظَلَمُوا بِعَذَابٍ بَئِيسٍ بِمَا كَانُوا يَفْسُقُونَ (165) فَلَمَّا عَتَوْا عَنْ مَا نُهُوا عَنْهُ قُلْنَا لَهُمْ كُونُوا قِرَدَةً خَاسِئِينَ (166) }
“Dan (ingatlah) ketika suatu umat di antara mereka berkata, “Mengapa kalian menasihati kaum yang Allah akan membinasakan mereka atau mengadzab mereka dengan adzab yang amat keras?” Mereka menjawab, “Agar kami mempunyai alasan (pelepas tanggung jawab) kepada Rabb kalian dan supaya mereka bertakwa.” Maka tatkala mereka melupakan apa yang diperingatkan kepada mereka, Kami selamatkan orang-orang yang melarang dari perbuatan jahat dan Kami timpakan kepada orang-orang yang zhalim siksaan yang keras, disebabkan mereka selalu berbuat fasik. Maka tatkala mereka bersikap sombong terhadap apa yang dilarang mereka mengerjakannya. Kami katakan kepadanya, Jadilah kalian kera yang hina.” (QS. Al A’raf 164 – 166)
Imam Abu Ali Ad Daqqooq An Naisaburi Asy Syafi’i berkata :
الساكت عن الحق شيطان أخرس، والناطق بالباطل شيطان ناطق
“Orang yang berdiam diri dari (menyampaikan) kebenaran, maka ia adalah Syaithon Akhros (yakni syaithan yang bisu dari jenis manusia). Dan orang yang menyampaikan kebathilan ia adalah syaithan yang berbicara.” (lihat Syarah Shohih Muslim, imam An-Nawawi ).
ﻗﺎﻝ ﺇﺑﻦ ﺑﺎﺯ ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ : ﻟﻮ ﺳﻜﺖ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺤﻖ ﻋﻦ ﺑﻴﺎﻥ ﺍﻟﺤﻖ ﻷﺳﺘﻤﺮ ﺍﻟﻤﺨﻄﺌﻮﻥ ﻋﻠﻰ ﺃﺧﻄﺎﺋﻬﻢ، ﻭﻗﻠﺪﻫﻢ ﻏﻴﺮﻫﻢ ﻓﻲ ﺫﻟﻚ، ﻭﺑﺎﺀ ﺍﻟﺴﺎﻛﺘﻮﻥ ﺑﺈﺛﻢ ﺍﻟﻜﺘﻤﺎﻥ . (الفتاوى3/72)
Ibnu Baaz rahimahullah berkata : “Jika sekiranya ahlul haq diam dari menjelaskan kebenaran, niscaya orang orang yang melakukan kesalahan akan terus berada pada kesalahan mereka, dan orang lain akan mengikuti mereka dalam hal itu, dan orang orang yang diam membawa dosa menyembunyikan al-haq”. (lihat Al-Fatawa 3/72)
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Mari Meniti Jejak Salafush Shalih dalam Beragama. Blog ini didedikasikan sebagai media literasi Islam yang berpegang teguh pada Al-Qur'an dan As-Sunnah sesuai pemahaman para Shahabat Nabi. Kami menyajikan artikel seputar tauhid, aqidah, fiqih madzhab Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah, serta tazkiyatun nufus guna menjaga kemurnian ajaran Islam dari paham yang menyimpang.
Selasa, 03 Oktober 2023
Apabila Ahlul Haqq Diam Dari Menjelaskan Kebenaran
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tujuan, Hikmah dan Manfaat Sholat
Tujuan, Hikmah dan Manfaat Sholat Shalat merupakan tiang agama yang memiliki dimensi spiritual, mental, hingga fisik. Berikut adalah penj...
-
Wahai Ahlul-Ahwa'.. Fahami dan Bertaubatlah Sebelum Terlambat! SubhanaAllah.. Ketahuillah tidak ada ayat ataupun hadits shahih yang me...
-
Revisi : https://teguhakhirblora.blogspot.com/2023/04/rukun-tauhid-ingkar-thoghut-dan-beriman.html?m=1 Rukun Tauhid "Ingkar Thoghut Da...
-
Hanya Sekedar Pemberitahuan Barangsiapa yang menjalin hubungan dengannya, insya Allah jika kelak mereka mati lebih dulu daripada aku, maka...



Tidak ada komentar:
Posting Komentar