Sabtu, 17 Mei 2025

Gelar "Al-Ustadz" ( الأستاذ ) Itu Bukan Termasuk Sunnah


 

Gelar "Al-Ustadz" ( الأستاذ ) Itu Bukan Termasuk Sunnah


🔸 Kata "al-ustadz" ( الأستاذ ) itu bukan berasal dari bahasa Arab, tapi berasal dari bahasa Persia yang diserap ke dalam bahasa Arab atau bahasa serapan. Yang artinya guru, pengajar atau orang yang menguasai suatu ilmu dan mengajarkannya.

🔸 Kalaupun benar hukum asal laqob ataupun gelar "ustadz" itu mubah (boleh), maka tetap hati-hatilah penggunaannya karena perkara yang hukum asalnya mubah pun bisa menjadi bid"ah. Apabila perkara tersebut dianggap termasuk sunnah ataupun memiliki keutamaan. Sehingga bagi siapa yang tidak mau menyebut gelar "ustadz" maka hal itu mereka anggap tercela.

🔸 Laqob atau gelar itu bukan tolok ukur kemuliaan dan ketaqwaan. Para Shahabat Nabi justru biasa menyebut gurunya dengan cukup nama kunyah. Kemudian kalau kalian mengikuti pengajian seorang 'alim yang paling beradab sekalipun kalau membaca hadits maka kalian akan dengarkan menyebutkan nama Shohabat semisal:

“عن أبي بكر، أو عن عمر، أو عن عثمان”.

Para Salaf pada umumnya gunakan istillah syaikh atau mu'allim. Penyebutan istilah ini tiada khilaf.

والله تعالى أعلم بالصواب، والحمد لله رب العالمين

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berhati-hatilah Terhadap Hadits Palsu dan Amalan Yang Tidak Disyariatkan

Berhati-hatilah Terhadap Hadits Palsu dan Amalan Yang Tidak Disyariatkan وَهَكَذَا كَثِيرٌ مِمَّنْ صَنَّفَ فِي فَضَائِلِ الْعِبَادَاتِ، وَف...