🔸 Sebutan "Kyai" tiada dalilnya dalam Al-Qur'an dan Hadits. Bisa dipakai untuk sebutan senjata seperti : keris Kyai Nogo Sosro. Bisa dipakai nama kendaraan seperti : Kereta Kyai Garuda Yekso, Kyai Jongwiyat dan Kyai Puspoko Manik. Bahkan bisa dipakai nama hewan seperti : kebo Kyai Slamet.
🔸 Sebutan "Ustadz" tiada dalilnya dalam Al-Qur'an dan Hadits. Kata aslinya berasal dari bahasa Persia yaitu "ustad" (استاد) yang berarti pengajar atau orang yang ahli. Kata ini diserap ke dalam bahasa Arab menjadi "ustadz" (أستاذ) dengan penyesuaian ejaan sesuai huruf hijaiyah. Dalam bahasa Arab, "ustadz" berarti guru atau orang yang berpengetahuan.
🔸 Sebutan "Mu'allim" ada dalilnya dalam Al-Qur'an, Hadits ataupun Al-Ijma'. Bahkan Nabi Muhammad juga seorang Mu'allim dan bukan disebut "kyai" ataupun "ustadz". Terdapat banyak hadits bahwa Nabi Muhammad seorang مُعَلِّم. Walau sebagian hadits sanadnya dho'if tapi maknanya shahih. Allah ta'ala berkalam :
“Sesungguhnya Allah tidak mengutusku untuk mempersulit orang lain dan tidak pula untuk mencari kesalahannya tetapi Dia mengutusku sebagai mu'allim yang memberi kemudahan." (HR. Muslim)
















