Ringkasan Perbedaan Konsep Takfir Menurut Beragam Millah dan Madzhab
Berikut ini ringkasan perbedaan konsep takfir menurut beragam millah & madzhab sebatas apa yang kami ketahui :
1️⃣ Millah dan madzhab Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah : mengkafirkan pelaku syirik akbar secara umum. Untuk takfir mu'ayyan, maka mengkafirkan pelaku syirik akbar yang enggan taubat setelah iqomatul hujjah.
2️⃣ Wahhabi : cenderung mengkafirkan setiap pelaku syirik akbar tanpa ada udzur bil-jahl dan sebagian lagi berpendapat perlu iqomatul hujjah.
3️⃣ Salafi : mengkafirkan pelaku syirik akbar. Sebagian berpegang boleh takfir mu'ayyan walau tanpa iqomatul hujjah dan sebagian berpendapat adanya udzur bil-jahl.
4️⃣ Asy'ariyyah : cenderung hanya mengkafirkan pelaku syirik akbar bagi yang enggan taubat setelah iqomatul hujjah.
5️⃣ Sururiyyah : memiliki kecenderungan mengkafirkan orang-orang yang tidak sependapat dengan mereka atau yang dianggap sebagai musuh Islam. Paham takfiri ini banyak diadopsi para teroris.
6️⃣ Khawarij : mengkafirkan pelaku dosa besar.
7️⃣ Murji'ah : tidak mengkafirkan pelaku syirik akbar, karena iman adalah masalah hati dan tidak dapat dinilai dari luar.
8️⃣ Jahmiyyah : tidak mengkafirkan seseorang karena perbuatan atau perkataan mereka, karena iman adalah masalah hati dan tidak dapat dinilai dari luar. Ada kesamaan dengan Murji'ah. Tetapi Jahmiyyah punya pandangan yang lebih radikal dalam beberapa hal yang tidak dimiliki Murji'ah.
9️⃣ Mu'tazilah : menghukumi pelaku dosa besar sebagai fasiq, tetapi tidak secara langsung mengkafirkan.
🔟 Syi'ah : umumnya mencela dan mengkafirkan sebagian para Shahabat Nabi ataupun orang-orang yang mereka anggap tidak loyal terhadap ahlul bait dan imam Syi'ah. Walau ada sebagian sikte Syi'ah punya pandangan yang berbeda.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar