Sabarlah Atas Cercaan Dan Maafkanlah
١٢٠ - حَدَّثَنِي عَلِيُّ بْنُ الْحَسَنِ، عَنْ يَحْيَى بْنِ إِسْحَاقَ، عَنِ الْمُبَارَكِ بْنِ فَضَالَةَ، عَنِ الْحَسَنِ قَالَ: " سَبَّ رَجُلٌ رَجُلًا مِنَ الصَّدْرِ الْأَوَّلِ، فَقَامَ الرَّجُلُ وَهُوَ يَمْسَحُ الْعَرَقَ عَنْ وَجْهِهِ، وَهُوَ يَتْلُو: {وَلَمَنْ صَبَرَ وَغَفَرَ إِنَّ ذَلِكَ لَمِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ} [الشورى: ٤٣] ".
١٢١ - قَالَ الْحَسَنُ: «عَقَلَهَا وَاللَّهِ وَفَهَمَهَا إِذْ ضَيَّعَهَا الْجَاهِلُونَ»
كتاب الصبر والثواب عليه لابن أبي الدنيا ص ٨٧ - ابن أبي الدنيا
120 - Telah menceritakan kepadaku Ali bin Al-Hasan, dari Yahya bin Ishaq, dari Al-Mubarak bin Fadhalah, dari Al-Hasan, ia berkata: "Seorang laki-laki mencaci maki seorang laki-laki dari kalangan generasi al-awwal (generasi pertama umat ini), maka laki-laki itu berdiri sambil mengusap keringat dari wajahnya, dan ia membaca:
وَلَمَنْ صَبَرَ وَغَفَرَ اِنَّ ذٰلِكَ لَمِنْ عَزْمِ الْاُمُوْرِ ٤٣
'Dan barangsiapa yang bersabar dan memaafkan, sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan (perbuatan) yang mulia.' (QS. Al-Syura: 43)."
121 - Al-Hasan berkata: "Ia telah memahami dan mengamalkan (ayat) itu, demi Allah, ketika orang-orang yang bodoh telah mengabaikannya (menyia-nyiakannya)."
📚 Kitab Al-Sabr wa Al-Tsawab 'Alaiah, Ibn Abi Al-Dunia, hal. 87
Kita boleh membela diri ketika dizholimi ataupun membalas kezhaliman dengan semisal (qishash), tetapi bersabar dan memaafkan itu termasuk perbuatan mulia yang lebih utama..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar