Melatih Diri Ibadah Di Bulan Sya'ban Untuk Persiapan Menyambut Bulan Romadhon
Al-Hafizh Ibnu Rajab Al-Hanbali rahimahullah di kitab Latha'iful Ma'arif mengatakan,
ولما كان شعبان كالمقدمة لرمضان شرع فيه ما يشرع في رمضان من الصيام وقراءة القرآن ليحصل التأهب لتلقي رمضان وترتاض النفوس بذلك على طاعة الرحمن روينا بإسناد ضعيف عن أنس قال: كان المسلمون إذا دخل شعبان انكبوا على المصاحف فقرؤها وأخرجوا زكاة أموالهم تقوية للضعيف والمسكين على صيام رمضان وقال سلمة بن كهيل: كان يقال شهر شعبان شهر القراء وكان حبيب بن أبي ثابت إذا دخل شعبان قال: هذا شهر القراء وكان عمرو بن قيس الملائي إذا دخل شعبان أغلق حانوته وتفرغ لقراءة القرآن قال الحسن بن سهل: قال شعبان: يا رب جعلتني بين شهرين عظيمين فما لي؟ قال: جعلت فيك قراءة القرآن يا من فرط في الأوقات الشريفة وضيعها وأودعها الأعمال السيئة وبئس ما استودعها
كتاب لطائف المعارف فيما لمواسم العام من الوظائف ص ١٣٥ - ط ابن حزم - ابن رجب الحنبلي
"Tatkala (bulan) Sya'ban ibarat muqadimah (pembukaan) bagi (bulan) Ramadhan, maka di bulan tersebut disyariatkan apa yang disyariatkan di bulan Ramadhan, seperti puasa dan membaca Al-Qur'an. Hal ini bertujuan agar seseorang memiliki kesiapan untuk menyambut Ramadhan dan jiwa pun terlatih untuk melakukan ketaatan kepada Ar-Rahman (Allah).
Diriwayatkan dengan sanad yang lemah dari Anas, ia berkata: "Kaum muslimin saat memasuki bulan Sya'ban, mereka menyibukkan diri dengan mushaf-mushaf (Al-Qur'an) lalu membacanya, dan mereka mengeluarkan zakat harta mereka untuk memperkuat kaum yang lemah dan miskin dalam melaksanakan puasa Ramadhan."
Salamah bin Kuhail berkata: "Dulu dikatakan bahwa bulan Sya'ban adalah bulannya para pembaca Al-Qur'an". Habib bin Abi Tsabit juga berkata ketika memasuki bulan Sya'ban: "Inilah bulannya para pembaca Al-Qur'an'. Demikian pula Amr bin Qais Al-Mula'i, jika memasuki bulan Sya'ban, ia akan menutup tokonya dan memfokuskan diri untuk membaca Al-Qur'an."
Al-Hasan bin Sahl berkata: "Sya'ban mengadu (kepada Allah): Wahai Tuhanku, Engkau menjadikanku di antara dua bulan yang agung (Rajab dan Ramadhan), lalu apa bagianku? Allah berfirman: Aku menjadikan membaca Al-Qur'an ada di dalammu'."
"Wahai orang yang telah menyia-nyiakan waktu-waktu yang mulia, menghilangkannya, dan justru mengisinya dengan amal-amal buruk, sungguh buruk apa yang telah engkau titipkan (di waktu tersebut)."
📚 Latha'iful Ma'arif, hal. 135 karya Ibnu Rajab Al-Hanbali rahimahullah
Selasa, 01 Sya'ban 1447 H ( 20-01-2026 )


Tidak ada komentar:
Posting Komentar