Penjelasan Kemuliaan Umur dan Anjuran untuk Memanfaatkannya dalam Kebaikan
الْبَابُ الأَوَّلُ فِي بَيَانِ شَرَفِ الْعُمْرِ وَالْحَثِّ عَلَى اغْتِنَامِهِ فِي الْخَيْرِ
أَخْبَرَنَا أَبُو الْقَاسِمِ هِبَةُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ الْحُصَيْنِ، أنا أَبُو عَلِيٍّ الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ التَّمِيمِيُّ، أنا أَبُو بَكْرٍ أَحْمَدُ بْنُ جَعْفَرٍ، ثنا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَحْمَدَ، حَدَّثَنِي أَبِي، ثنا مَكِّيُّ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، ثنا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدِ بْنِ أَبِي هِنْدٍ، أَنَّهُ سَمِعَ أَبَاهُ يُخْبِرُ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، أَنَّهُ قَالَ:
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:)) إِنَّ الصِّحَّةَ وَالْفَرَاغَ، نِعْمَتَانِ مِنْ نِعَمِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ، مَغْبُونٌ فِيهِمَا كثيرٌ مِنَ النَّاسِ)) .
قَالَ أَحْمَدُ: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ، أنا عَبْدُ اللَّهِ –يَعْنِي: ابْنَ الْمُبَارَكِ-، ثنا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي مَرْيَمَ، عَنْ ضَمْرَةَ بْنِ حَبِيبٍ، عَنْ شَدَّادِ بْنِ أَوْسٍ قَالَ:
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ((الْكَيِّسُ مَنْ دَانَ نَفْسَهُ، وَعَمِلَ لِمَا بَعْدَ الْمَوْتِ، وَالْعَاجِزُ مَنْ أَتْبَعَ نَفْسَهُ هَوَاهَا، وَتَمَنَّى عَلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ الأَمَانِيَّ)) .
أَخْبَرَنَا الْكَرُوخِيُّ، أنا أَبُو عَامِرٍ الأَزْدِيُّ، وَأَبُو بَكْرٍ الْغُورَجِيُّ قَالا: أنا ابْنُ الْجَرَّاحِ، ثنا ابْنُ مَحْبُوبٍ، ثنا التِّرْمِذِيُّ، ثنا أَبُو مُصْعَبٍ، عَنْ مُحْرِزِ بْنِ عَوْنٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الأَعْرَجِ:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وسلم قال: ((بادروا بالأعمال سبعاً: هل تنتظرون إِلا فَقْرًا مُنْسِيًا، أَوْ غِنًى مُطْغِيًا، أَوْ مَرَضًا مُفْسِدًا، أَوْ هَرَمًا مُفَنِّدًا، أَوْ مَوْتًا مُجْهِزًا، أَوِ الدَّجَّالَ فَشَرُّ غائبٍ يُنْتَظَرُ، أَوِ السَّاعَةَ فَالسَّاعَةُ أَدْهَى وَأَمَرُّ)) .
كتاب حفظ العمر لابن الجوزي ص ٣١-٣٢
Telah mengabarkan kepada kami Abu al-Qasim Hibatullah bin Muhammad bin al-Hushain, (ia berkata): Mengabarkan kepada kami Abu Ali al-Hasan bin Ali al-Tamimi, (ia berkata): Mengabarkan kepada kami Abu Bakar Ahmad bin Ja'far, (ia berkata): Menceritakan kepada kami Abdullah bin Ahmad, (ia berkata): Menceritakan kepadaku ayahku (Imam Ahmad bin Hanbal), (ia berkata): Menceritakan kepada kami Makki bin Ibrahim, (ia berkata): Menceritakan kepada kami Abdullah bin Sa'id bin Abi Hind, bahwasanya ia mendengar ayahnya mengabarkan dari Ibnu Abbas, bahwasanya ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: "Sesungguhnya kesehatan dan waktu luang adalah dua nikmat di antara nikmat-nikmat Allah 'Azza wa Jalla, yang mana banyak manusia merugi (tertipu) pada keduanya."
Diriwayatkan oleh Ahmad, dari Ali bin Ishaq, dari Abdullah (yakni Ibnul Mubarak), dari Abu Bakar bin Abi Maryam, dari Dhamrah bin Habib, dari Syaddad bin Aus radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda:
"Orang yang cerdas (al-kayyis) adalah orang yang menghisab (mengendalikan) dirinya dan beramal untuk kehidupan setelah mati. Sedangkan orang yang lemah (al-'ajiz) adalah orang yang membiarkan dirinya mengikuti hawa nafsunya, namun ia mengharap berbagai angan-angan kepada Allah عز وجل."
Kami dikabarkan oleh al-Karukhi, dari Abu Amir al-Azdi dan Abu Bakar al-Ghuraji, keduanya berkata: Kami dikabarkan oleh Ibnul Jarrah, dari Ibnu Mahbub, dari at-Tirmidzi, dari Abu Mush'ab, dari Muhriz bin 'Aun, dari Abdurrahman al-A'raj, dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Bersegeralah kalian beramal sebelum datangnya tujuh perkara. Tidaklah kalian menunggu melainkan: (1) Kemiskinan yang membuat lupa. (2) Kekayaan yang membuat melampaui batas. (3) Penyakit yang merusak tubuh. (4) Masa tua yang melemahkan akal. (5) Kematian yang datang dengan cepat. (6) Dajjal, seburuk-buruk sosok gaib yang dinanti. (7) Atau Hari Kiamat, dan Hari Kiamat itu jauh lebih dahsyat dan lebih pahit."
📚 Kitab Hifzhul 'Umr oleh Ibnu al-Jauzi, hal. 31-32


Tidak ada komentar:
Posting Komentar