Simpuh Pasrah di Penghujung Ramadhan 1447 H
Di ufuk jingga yang kian merapuh,
Ramadhan pamit, langkah menjauh,
Terasa sekejap waktu berlabuh,
Meninggalkan rindu yang kian riuh.
Tetesan air mata jatuh membasuh,
Melihat bulan kian menjauh,
Jiwa terisak, kalbu pun luruh,
Meratapi diri yang penuh peluh.
Tangan menengadah berlumur noda,
Amal shalih sedikit tak seberapa,
Dosa menggunung di dalam dada,
Sesal menghujam tak kunjung reda.
Di hadap-Mu hamba bersimpuh pasrah,
Membasuh hidup yang penuh salah,
Ampuni hamba yang sering menyerah,
Tenggelam dalam nafsu yang serakah.
Duhai Ilahi, Rabb-ku Ar-Rahman,
Dekaplah hamba yang penuh beban,
Sebelum tertutup pintu ampunan,
Cucilah hati dari kehampaan.
Terimalah hamba yang penuh cacat,
Meski ibadah jauh dari taat,
Semoga puasa menjadi syafaat,
Penyelamat kami di hari akhirat.
Izinkan kaki kembali melangkah,
Menuju Ramadhan penuh berkah,
Semoga umur masih dijatah,
Bertemu lagi di jalan hidayah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar