Minggu, 23 Februari 2025

Nasihat Untuk Saudaraku Kaum Muslimin " Jadilah Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah "


 


Nasihat Untuk Saudaraku Kaum Muslimin
" Jadilah Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah "

 
🔸 Jadilah engkau Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah (أهل السنة والجماعة ) dengan berpegang kepada Al-Qur'an dan Hadits Shahih sesuai pemahaman para Shahabat, Tabi'in dan Tabi'ut Tabi'in. Ikutilah manhaj Salafush-Sholih..

🔸 Ahlus-Sunnah itu "Al-Jama'aah" dan bukanlah sebuah "al-jam'iyyah" yang memiliki muassis dan ketua.

🔸 Jangan engkau ikuti ajaran Syiah, Khowarij, Murji'ah, Mu'tazilah, Kullabiyyah (Asy'ariyyah), Wahabi/Salafiyyah ataupun selainnya. Sekalipun ajaran Asy'ariyyah lebih dekat dengan "Ahlus-Sunnah" setelah Salafiyyah..

🔸 Pelajari Ushul As-Sunnah ( أُصُولُ السُّـنَّةِ ) karya imam Ahmad dan para imam Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah..
Pelajari kitab-kitab Aqidah Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah serta Prinsip-prinsip ataupun Kaidah Ahlus-Sunnaah Wal-Jama'ah..

🔸 Silahkan dibaca kitab Al-Ibanah ( كتاب الإبانة عن أصول الديانة ) karya monumental Imam Abul Hasan al-Asy’ari di periode akhir yang sesuai dengan manhaj Salafush Shalih. Kitab ini meluruskan klaim sebagian orang belakangan yang menisbahkan diri kepada beliau tetapi tidak mengikuti aqidah beliau yang sesuai dengan Manhaj Salaf. Kitab ini merupakan periode akhir dari penulis yang mengalami perpindahan dari aqidah dan ideologi Mu’tazilah dan Kullabiyyah menuju manhaj Salafus Shalih. Oleh karenanya, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah mengatakan, “Barangsiapa dari kalangan Asy’ariyyah yang berpendapat sesuai dengan kitab Al-Ibanah yang dikarang oleh Al-Asy’ari di akhir umurnya dan tidak menampakkan pertentangan dalam hal itu, maka dia termasuk Ahlus-Sunnah."

والله تعالى أعلم بالصواب، والحمد لله رب العالمين.

Sabtu, 22 Februari 2025

Banyak Insan Zhohirnya Kurang Paham Sehingga "Salah Kaprah"


 

Banyak Insan Zhohirnya Kurang Paham Sehingga "Salah Kaprah"



🔸 Ketahuilah istilah "Wahabi" itu ada perbedaan dengan "Salafiyyah" ataupun "manhaj Salaf" sebagaimana penyebutan istilah "Syafi'iyyah" itu ada perbedaan dengan "madzhab Asy Syafi'i" yang termasuk "madzhab Ahlus Sunnah Wal Jama'ah".

🔸 "Wahabi" itu yang mengikuti syaikh Muhammad bin Abdul Wahab sebagaimana "Syafi'iyyah" itu yang mengikuti imam Asy-Syafi'i. Sedang istilah "Salafiyyah" dan "madzhab Asy-Syafi'i" itu ajarannya. Penganut ajaran Salafiyyah itu bisa berbeda dengan pendapat syaikh Muhammad bin Abdul Wahab sebagaimana penganut ajaran madzhab Asy-Syafi'i itu bisa beda pendapat dengan imam Asy-Syafi'i. Sehingga tidak semua orang yang mengikuti ajaran Salafiyyah itu bisa disebut Wahabi. Kecuali jika diri mereka mengakui sebagai Wahabi. Sebagaimana yang mengikuti ajaran madzhab Asy-Syafi'i itu tidak semuanya bisa disebut Syafi'iyyun.

🔸 Istilah "manhaj Salafiyyah" itu harusnya tidak ada sebagaimana penamaan "madzhab Syafi'iyyah" itu tidak ada. Adapun istilah "madzhab Asy-Syafi'i" itu lantaran karena sudah diakui termasuk madzhab Ahlus Sunnah Wal Jama'ah.

🔸 Jadi diriku itu bukan Wahabi dan bukan pula hizb Salafiyyun sebagaimana diriku tidak mau disebut Syafi'iyyun, Hanafiyyun dan semisal. Dan bukan pula jam'iyyah Aswaja. Karena faktanya memang bukan.

🔸 Yang benar dan ma'shum itu "manhaj Salaf" ataupun "millah/madzhab Ahlus Sunnah Wal Jama'ah". Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah itu orang-orang yang mengikuti manhaj Salafush Sholih.

والله تعالى أعلم بالصواب، والحمد لله رب العالمين.


Siapakah Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah ?


 

Siapakah Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah ?


🔸 Abul Abbas Taqiyuddin Ahmad bin Abdul Halim bin Abdus Salam bin Abdullah bin Taimiyah al Harrani (bahasa Arab: أبو العباس تقي الدين أحمد بن عبد الحليم بن عبد السلام بن عبد الله ابن تيمية الحراني, lahir 10 Rabi'ul Awwal 661 H (22 Januari 1263) – wafat 22 Dzul Qa'dah 728 H (26 September 1328)), atau yang biasa disebut dengan nama Ibnu Taimiyah adalah seorang ulama Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah dari Harran, Turki.

🔸 Madzhabnya dikenal madzhab Hanbali ( madzhab imam Ahmad )

🔸 Diriwayatkan bahwa beliau belajar dari lebih dari 200 guru (disebutkan Imam Ibn ‘Abd Al-Hadi dalam kitabnya Al-‘Uqud Al-Durriyyah) pria dan empat guru wanita.

🔸 Diantara muridnya yang masyhur : Ibnul-Qayyim Al-Jauziyyah, Adz-Dzahabi, Ibnu Katsir Asy-Syafi'i, Ibnu Rajab al-Hanbali, imam Ibn Muflih dll.

🔸 Beliau menulis kitab lebih dari 500 jilid. Sehingga tidak mengherankan jika banyak ahlul ahwa' yang membenci, memfitnah dengan tuduhan dusta serta memusuhinya baik ketika beliau masih hidup ataupun setelah wafatnya.

🔸 Dan ketahuilah yang menggunakan kitab Ibnu Taimiyyah itu bukan hanya Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah. Tapi juga sering dipakai orang-orang jam'iyyah Salafi, jam'iyyah Wahabi, jam'iyyah Sururiyyah, Ikhwanul Muslimin dll.
Di Indonesia pun jam'iyyah Muhammadiyyah juga menggunakan kitab Ibnu Taimiyyah. Sehingga sebuah kedustaan jika setiap orang yang pakai kitab ibnu Taimiyyah kemudian dituduh sebagai Wahabi.


Jumat, 21 Februari 2025

Hujjah Shahih Disyari'atkan Bergembira Menyambut Bulan Ramadhan




Hujjah Shahih Disyari'atkan Bergembira Menyambut Bulan Ramadhan


🔸 Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah sepakat disyari'atkan hati bergembira menyambut bulan Ramadhan. Karena itu termasuk karunia dan rahmat Allah sehingga seorang mukmin hendaknya bergembira. Allah berkalam,

قُلْ بِفَضْلِ اللّٰهِ وَبِرَحْمَتِهٖ فَبِذٰلِكَ فَلْيَفْرَحُوْاۗ هُوَ خَيْرٌ مِّمَّا يَجْمَعُوْنَ ۝٥٨

58. Katakanlah (Muhammad), “Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Itu lebih baik daripada apa yang mereka kumpulkan.” (QS. Yunus : 58)

🔸 Lihatlah bagaimana para salafush shalih sangat merindukan dan berbahagia jika Ramadhan akan datang.

وقالَ مُعَلَّى بنُ الفَضْلِ : كانوا يَدْعونَ الله ستَّةَ أشهرٍ أنْ يُبَلِّغَهُمْ رمضانَ، ثمَّ يَدْعونَهُ ستَّةَ أشهرٍ أنْ يُتَقَبَّلَ منهُم.
  كتاب لطائف المعارف فيما لمواسم العام من الوظائف- ابن رجب الحنبلي - ت عامر ص ٣٤٨

Mu’alla bin Al-Fadhl rahimahullâhu berkata :
“Dahulu mereka (para salaf) berdoa kepada Allah selama 6 bulan agar Allah mengantarkan mereka bisa mendapati bulan Ramadhan, kemudian mereka berdoa kembali selama 6 bulan agar Allah menerima amal-amal mereka (selama Ramadhan).”
📚  lihat Lathaif Al-Ma’arif : 348

Kenapa Harus Bergembira Menyambut Ramadhan?

🔸 Kegembiraan tersebut adalah karena banyaknya kemuliaan, berkah, dan keutamaan pada bulan Ramadhan. Ibnu Rajab Al-Hambali menjelaskan,

في حديث مرفوع خرجه ابن أبي الدنيا: "لو يعلم العباد ما في رمضان لتمنت أمتي أن يكون رمضان السنة كلها" وكان النبي صلى الله عليه وسلم يبشر أصحابه بقدوم رمضان كما خرجه الإمام أحمد والنسائي عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: كان النبي صلى الله عليه وسلم يبشر أصحابه يقول: "قد جاءكم شهر رمضان شهر مبارك كتب الله عليكم صيامه فيه تفتح أبواب الجنان وتغلق فيه أبواب الجحيم وتغل فيه الشياطين فيه ليلة خير من ألف شهر من حرم خيرها فقد حرم"

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Al-Dunya: “Jika para hamba tahu apa yang ada di bulan Ramadhan, umatku akan menginginkan Ramadhan menjadi sepanjang tahun.” Nabi biasa memberi kabar gembira kepada para shahabatnya tentang kedatangan Ramadhan, sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Al-Nasa’i. Dari Abu Hurairah radhiyaallahu 'anhu berkata: Nabi biasa memberi kabar baik kepada para shahabatnya, dengan bersabda : “Bulan Ramadan telah datang kepadamu, bulan yang penuh berkah. Allah telah mewajibkan bagimu untuk berpuasa. Di dalamnya, pintu-pintu surga dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup, dan syaithan-syaitha  dibelenggu. Di dalamnya ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa yang terhalang dari kebaikannya, maka sesungguhnya dia telah terhalangi.”

قال بعض العلماء: هذا الحديث أصل في تهنئة الناس بعضهم بعضا بشهر رمضان كيف لا يبشر المؤمن بفتح أبواب الجنان كيف لا يبشر المذنب بغلق أبواب النيران كيف لا يبشر العاقل بوقت يغل فيه الشياطين من أين يشبه هذا الزمان زمان.
 لطائف المعارف فيما لمواسم العام من الوظائف - ط ابن حزم ص ١٤٨

Sebagian ulama berkata : "Hadits ini menjadi dasar bagi orang-orang untuk saling mengucapkan selamat datang di bulan Ramadhan. Bagaimana tidak gembira seorang mukmin diberi kabar gembira dengan terbukanya pintu-pintu surga? Bagaimana mungkin orang yang berdosa tidak gembira diberi kabar ditutupnya pintu-pintu neraka? Bagaimana mungkin seorang yang berakal tidak bergembira jika diberi kabar tentang sebuah waktu yang di dalamnya para syaithan dibelenggu. Dari sisi manakah ada suatu waktu menyamai waktu ini (Ramadhan)." (lihat Latha’if Al-Ma’arif hlm. 148)

===================

Jum'at 23 Sya'ban 1446 H (21-02-2024 H)

Rabu, 19 Februari 2025

Mengapa Mengkonsumsi Ad-Dukhon ( Semua Asap Beracun ) Secara Sengaja Diharamkan?






Mengapa Mengkonsumsi Ad-Dukhon ( Semua Asap Beracun ) Secara Sengaja Diharamkan?


1.  Allah menghalalkan semua yang thoyyib (baik) dan mengharamkan semua yang khobits (buruk).

.... وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبٰتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبٰۤىِٕثَ .... ۝١٥٧

157. .... dan yang menghalalkan segala yang baik bagi mereka dan mengharamkan segala yang buruk bagi mereka, .... (QS. Al-Baqoroh : 157)

2.  Allah melarang menjerumuskan diri kepada kebinasaan.

وَاَنْفِقُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَلَا تُلْقُوْا بِاَيْدِيْكُمْ اِلَى التَّهْلُكَةِۛ وَاَحْسِنُوْاۛ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ ۝١٩٥

195. ..... dan janganlah kamu jatuhkan (diri sendiri) ke dalam kebinasaan dengan tangan sendiri, .... (QS. Al-Baqoroh : 295)

3.  Allah mengharamkan bunuh diri, baik matinya secara cepat ataupun perlahan.

.... وَلَا تَقْتُلُوْٓا اَنْفُسَكُمْۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيْمًا ۝٢٩

29. .... Dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sungguh, Allah Maha Penyayang kepadamu. (QS. An-Nisa' : 29)

4.  Allah mengharamkan tabdzir. Mubadzir (para pemboros) itu saudara syaithan.

اِنَّ الْمُبَذِّرِيْنَ كَانُوْٓا اِخْوَانَ الشَّيٰطِيْنِۗ وَكَانَ الشَّيْطٰنُ لِرَبِّهٖ كَفُوْرًا ۝٢٧

27. Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu adalah saudara syaithan .... (QS. Al-Isro' : 27)

5.  Allah mengharamkan kezhaliman dan mengganggu orang lain. Nabi bersabda :

لا ضرر ولا ضرار (حديث حسن رواه ابن ماجة والدارقطني وغيرهما مسندا)

"Tidak boleh melakukan sesuatu yang madhorot (berbahaya) dan menimbulkan bahaya bagi orang lain.”

Selasa, 18 Februari 2025

Nasihat Imam Malik Rahimahullah Agar Tidak Mengambil 'Ilmu Dari 4 Jenis Orang



Nasihat Imam Malik Rahimahullah Agar Tidak Mengambil 'Ilmu Dari 4 Jenis Orang


١٥٤٢ - وَقَالَ مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ رَحِمَهُ اللَّهُ: «لَا يُؤْخَذُ الْعِلْمُ عَنْ أَرْبَعَةَ، سَفِيهٍ مُعْلِنِ السَّفَهِ وَصَاحِبِ هَوًى يَدْعُو النَّاسَ إِلَيْهِ، وَرَجُلٍ مَعْرُوفٍ بِالْكَذِبِ فِي أَحَادِيثِ النَّاسِ وَإِنْ كَانَ لَا يَكْذِبُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَرَجُلٍ لَهُ فَضْلٌ وَصَلَاحٌ لَا يَعْرِفُ مَا يُحَدِّثُ بِهِ» وَقَدْ ذَكَرْنَا هَذَا الْخَبَرَ عَنْ مَالِكٍ مِنْ طُرُقٍ فِي كِتَابِ التَّمْهِيدِ فَأَغْنَى عَنْ ذِكْرِهِ هَا هُنَا وَأَشَرْنَا إِلَيْهِ فِي هَذَا الْبَابِ؛ لِأَنَّهُ مِنْهُ
كتاب جامع بيان العلم وفضله - ج ٢ ص ٨٢٠ - ابن عبد البر

🔸 Imam Maalik bin Anas rahimahullah berkata :

«لَا يُؤْخَذُ الْعِلْمُ عَنْ أَرْبَعَةَ، سَفِيهٍ مُعْلِنِ السَّفَهِ وَصَاحِبِ هَوًى يَدْعُو النَّاسَ إِلَيْهِ، وَرَجُلٍ مَعْرُوفٍ بِالْكَذِبِ فِي أَحَادِيثِ النَّاسِ وَإِنْ كَانَ لَا يَكْذِبُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَرَجُلٍ لَهُ فَضْلٌ وَصَلَاحٌ لَا يَعْرِفُ مَا يُحَدِّثُ بِهِ» 

"Ilmu tidak boleh diambil dari empat jenis orang: (1) Orang bodoh yang terang-terangan menunjukkan kebodohannya (nyata kebodohannya), (2) Orang yang mengikuti hawa nafsu dan mengajak manusia kepadanya, (3) Orang yang dikenal sebagai pendusta dalam pembicaraannya, meskipun ia tidak berdusta atas nama Rasulullah , dan (4) Orang yang memiliki keutamaan dan kebaikan, tetapi ia tidak memahami apa yang ia sampaikan."
📚  lihat Jami' Bayanil 'Ilm Wa Fadhlihi 2/820


 

Para Salaf Mengerjakan Amalan Di Bulan Sya'ban Seperti Di Bulan Ramadhan


 


Para Salaf Mengerjakan Amalan Di Bulan Sya'ban Seperti Di Bulan Ramadhan


قال الحافظ ابن رجب رحمه الله في "لطائف المعارف" (ص135) : "كان شعبان كالمقدمة لرمضان شرع فيه ما يشرع في رمضان من الصيام وقراءة القرآن ليحصل التأهب لتلقي رمضان وترتاض النفوس بذلك على طاعة الرحمن روينا بإسناد ضعيف عن أنس قال: كان المسلمون إذا دخل شعبان انكبوا على المصاحف فقرؤها وأخرجوا زكاة أموالهم تقوية للضعيف والمسكين على صيام رمضان وقال سلمة بن كهيل: كان يقال شهر شعبان شهر القراء وكان حبيب بن أبي ثابت إذا دخل شعبان قال: هذا شهر القراء وكان عمرو بن قيس الملائي إذا دخل شعبان أغلق حانوته وتفرغ لقراءة القرآن. ..."
كتاب لطائف المعارف فيما لمواسم العام من الوظائف - ط ابن حزم - ابن رجب الحنبلي

🔸 Al-Hafizh Ibnu Rajab rahimahullah berkata dalam Latho’if Al-Ma’arif (hal. 135): “(Bulan) Sya’ban bagaikan muqodimah untuk (bulan) Ramadhan. Maka disyari'atkan padanya apa yang disyari'atkan pada bulan Ramadhan berupa puasa dan membaca Alqur’an agar jiwa kita siap saat menyongsong Ramadhan, dan terbiasa untuk mentaati Ar Rahman..
Kami meriwayatkan dengan sanad yang lemah dari Anas رضي الله عنه, dia berkata: “Ketika Sya'ban tiba, kaum muslimin akan memfokuskan diri pada Mushaf dan membacanya, dan mereka akan mengeluarkan Zakat maal (harta) mereka untuk membantu orang-orang yang lemah dan membutuhkan untuk berpuasa di bulan Ramadhan.
Salamah bin Kuhayl berkata: Dikatakan bahwa Sya’ban adalah bulannya para pembaca Al-Qur’an. Ketika Sya’ban tiba, Habib bin Abi Tsabit berkata: Ini adalah bulannya para pembaca Al-Qur’an. Ketika Sya’ban tiba, Amr bin Qais al-Mulla’i menutup tokonya dan menyibukkan diri dengan membaca Al-Qur’an. ...."

Tujuan, Hikmah dan Manfaat Sholat

  Tujuan, Hikmah dan Manfaat Sholat Shalat merupakan tiang agama yang memiliki dimensi spiritual, mental, hingga fisik. Berikut adalah penj...