Siapakah Hamas ( حماس ) ?
Hamas (bahasa Arab: حماس, translit. Ḥamās, akronim dari Harakat al-Muqawwamatul Islamiyyah حركة المقاومة الاسلامية Ḥarakat al-Muqāwamah al-ʾIslāmiyyah, secara harfiah "Gerakan Perlawanan Islam" dan kata Arab untuk 'ketekunan'). Pendirinya Sheikh Ahmed Yassin dibentuk 14 Desember 1987.
Hamas merupakan sebuah jam'iyyah atau organisasi politik. Nama Hamas berasal dari 'Harakat al-Muqawamah al-Islamiyyah' yang berarti Gerakan Pertahanan Islam. Hamas memiliki makna 'semangat'. Meski organisasi ini berdiri pada 14 Desember 1987, Hamas sebetulnya sudah ada jauh sebelum munculnya konflik Israel-Palestina.
Hamas sebelumnya merupakan bagian dari Ikhwanul Muslimin (IM) di Mesir. Anggota IM di Palestina mendirikan cabang IM di Palestina pada 1946. Setelah Israel berdiri, IM Palestina mulai berjuang setelah perang tahun 1967. Setelah intifadah pertama pecah, pimpinan IM Palestina mendirikan organisasi yang lebih terarah dan tertib untuk mencapai satu tujuan, yaitu Hamas.
Jika diserang musuh, maka gemar menjadikan wanita dan manusia sebagai perisai dengan tujuan agar dikasihani lawan, PBB dan kaum muslimin di dunia. Sebaliknya jika mereka menyerang musuh, maka biasanya tidak peduli wanita, anak kecil atau warga sipil menjadi korban. Yang mana ini menyelisihi adab perang yang diajarkan Nabi dan para Shahabat.
Sahabat atau sekutu Hamas diantaranya : Jihad Islam kelompok militan di Palestina, Hizbullah Lebanon yg dikenal sebagai kelompok teroris, Houthi Yaman, Syi'ah Iran.
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Mari Meniti Jejak Salafush Shalih dalam Beragama. Blog ini didedikasikan sebagai media literasi Islam yang berpegang teguh pada Al-Qur'an dan As-Sunnah sesuai pemahaman para Shahabat Nabi. Kami menyajikan artikel seputar tauhid, aqidah, fiqih madzhab Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah, serta tazkiyatun nufus guna menjaga kemurnian ajaran Islam dari paham yang menyimpang.
Jumat, 27 Oktober 2023
Siapakah Hamas ( حماس ) ?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Etika Publik dan Digital dalam Islam: Menakar Batas antara Sikap Mudarah dan Mudahanah yang Tercela
Etika Publik dan Digital dalam Islam: Menakar Batas antara Sikap Mudarah dan Mudahanah yang Tercela https://teguhakhirblora.blogspot.com/2...
-
Wahai Ahlul-Ahwa'.. Fahami dan Bertaubatlah Sebelum Terlambat! SubhanaAllah.. Ketahuillah tidak ada ayat ataupun hadits shahih yang me...
-
Revisi : https://teguhakhirblora.blogspot.com/2023/04/rukun-tauhid-ingkar-thoghut-dan-beriman.html?m=1 Rukun Tauhid "Ingkar Thoghut Da...
-
Hukum Jidal (Debat/Berbantahan) Ada Yang Tercela Dan Terpuji Dalam perkara jidal (berbantahan), Ahlus Sunnah Wal Jama'ah juga p...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar