Dalil Wajibnya Sholat Berjama'ah Jangan Jadikan Dalil Wajibnya Sholat Berjama'ah Di Masjid
Sholat Berjamaah Hukum Asalnya Wajib, Sedang Sholat Berjamaah di Masjid Hukum Asalnya Fardhu Kifayah ( Wajib Bagi Tetangga Masjid )
Kaum muslimin disyariatkan mengerjakan sholat secara berjama'ah. Baik ketika muqim, safar ataupun dalam keadaan perang sekalipun. Di masjid, rumah, pasar, kebun ataupun di mana kita sedang berada ketika datang waktu sholat. Allah Ta'ala berkalam :
وَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ وَارْكَعُوْا مَعَ الرّٰكِعِيْنَ ٤٣
"Dan laksanakanlah sholat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang yang rukuk." (QS. Al-Baqarah : 43)
Adapun hukum asal sholat berjamaah di masjid adalah fardhu kifayah (wajib bagi tetangga masjid dan sunnah muakkadah bagi selain tetangga masjid). Sebagaimana kebanyakan pendapat madzhab Syafi'i.
Sebagian madzhab mewajibkan sholat berjama'ah di masjid dengan berhujjah sebuah hadits :
عن ابن عباس رضي الله عنهما عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: «من سمِع النِّدَاء فلم يَأتِه؛ فلا صلاة له إلا من عُذْر». (صحيح - رواه ابن ماجه)
Dari Ibnu Abbas radhiyallāhu 'anhumā, dari Nabi ﷺ, beliau bersabda, "Barangsiapa mendengar adzan lalu tidak mendatanginya, maka tidak ada shalat baginya, kecuali karena uzur." (Shahih- HR. Ibnu Mājah)
Maka ketahuilah hadits tersebut bukan dalil wajibnya sholat berjama'ah di masjid. Adzan disyariatkan di mana pun kita berada sekalipun di situ tidak ada bangunan masjid. Terlebih adzan itu justru disyariatkan di luar masjid dan bukan di dalam masjid. Kemudian faktanya Nabi ﷺ dan para Shahabat mengerjakan sholat berjama'ah bukan hanya di masjid.
Adzan di dalam masjid itu termasuk perkara bid'ah dan menyelisihi pengamalan Salafush-Sholih.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar