Manusia Bisa Mendapatkan Rizqi dengan Bekerja ataupun Tanpa Bekerja
Tulisan ini sebagai bantahan atas syubhat :
"Bisakah orang mendapatkan hasil dengan bekerja tanpa berdoa? -BISA-
Bisakah orang mendapatkan hasil dengan berdoa tanpa bekerja? -TIDAK BISA- Lalu apa gunanya berdoa?"
Maka ketahuilah :
1⃣ Allah telah menetapkan rizqi pada semua makhluk, baik yang beriman, non-muslim (ahlul-fatrah) ataupun orang kafir. Yang berdoa ataupun tanpa meminta sebagaimana QS. Hud : 6.
۞ وَمَا مِنْ دَاۤبَّةٍ فِى الْاَرْضِ اِلَّا عَلَى اللّٰهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَاۗ كُلٌّ فِيْ كِتٰبٍ مُّبِيْنٍ ٦
2⃣ Berdoa dan ikhtiar (bekerja) itu sama-sama disyariatkan (diperintahkan) sebagai bentuk tawakal kepada Allah. Melarang orang bekerja itu justru menyelisihi syariat Allah.
3⃣ Rizqi itu bisa berupa ilmu nafi', amal shalih, hidayah, kesehatan, teman, pasangan hidup ataupun harta.
4⃣ Bukti manusia bisa mendapatkan rizki tanpa bekerja, diantaranya :
☆ Ilmu nafi', hidayah, kesehatan dll bisa diperoleh dengan sebab doa.
☆ Bayi dalam rahim bisa mendapatkan makanan dan setelah lahir mendapat susu tanpa usaha. Karena Allah tanamkan rasa kasih sayang terhadap orang-orang sekitar sehingga memberinya susu tanpa diminta.
☆ Kita bisa mendapatkan hasil sewa sawah, sewa rumah dll tanpa kerja.
☆ Orang bisa mendapatkan uang, makanan, sembako, beasiswa, shadaqah dll kadang tanpa usaha.
5⃣ Bukti manusia telah bekerja, tapi bisa tidak mendapatkan hasil, diantaranya :
☆ Banyak orang usaha yang tanpa hasil atau mengalami kebangkrutan
☆ Beternak ternyata ternaknya sakit, bermasalah ataupun mati.
☆ Bertani ternyata gagal panen. Dsb.
Jika demikian apa gunanya kita doa? Doa itu ibadah, pembuka rizqi dan berpahala.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar