Siapa Manusia Yang Paling Tinggi Kedudukannya Dan Paling Afdhal ?
Imam Asy Syafi'i Rahimahullah berkata :
أرفع الناس قدرًا من لا يرى قدره، وأكثرهم فضلاً من لا يرى فضله
"Manusia yang paling tinggi kedudukannya adalah seorang yang tidak memandang dirinya memiliki kedudukan..
Manusia yang paling banyak keutamaannya di kalangan mereka adalah yang tidak memandang dirinya punya keutamaan."
(lihat Siyar A'lam An Nubalaa 10/99)
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Mari Meniti Jejak Salafush Shalih dalam Beragama. Blog ini didedikasikan sebagai media literasi Islam yang berpegang teguh pada Al-Qur'an dan As-Sunnah sesuai pemahaman para Shahabat Nabi. Kami menyajikan artikel seputar tauhid, aqidah, fiqih madzhab Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah, serta tazkiyatun nufus guna menjaga kemurnian ajaran Islam dari paham yang menyimpang.
Senin, 07 Agustus 2023
Siapa Manusia Yang Paling Tinggi Kedudukannya Dan Paling Afdhal ?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Etika Publik dan Digital dalam Islam: Menakar Batas antara Sikap Mudarah dan Mudahanah yang Tercela
Etika Publik dan Digital dalam Islam: Menakar Batas antara Sikap Mudarah dan Mudahanah yang Tercela https://teguhakhirblora.blogspot.com/2...
-
Wahai Ahlul-Ahwa'.. Fahami dan Bertaubatlah Sebelum Terlambat! SubhanaAllah.. Ketahuillah tidak ada ayat ataupun hadits shahih yang me...
-
Revisi : https://teguhakhirblora.blogspot.com/2023/04/rukun-tauhid-ingkar-thoghut-dan-beriman.html?m=1 Rukun Tauhid "Ingkar Thoghut Da...
-
Hukum Jidal (Debat/Berbantahan) Ada Yang Tercela Dan Terpuji Dalam perkara jidal (berbantahan), Ahlus Sunnah Wal Jama'ah juga p...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar