Senin, 17 Agustus 2026

Kemerdekaan Yang Haqiqi Itu Engkau Merdeka dari Apapun Selain Allah




Kemerdekaan Yang Haqiqi Itu Engkau Merdeka dari Apapun Selain Allah


وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ ۝٥٦

“Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku saja.” (QS. Adz-Dzariyyat: 56)

اَلْحُرِّيَّةُ الْحَقِيقِيَّةُ هِيَ أَنْ تَخْرُجَ مِنْ رِقِّ مَا سِوَى اللَّهِ، وَتَكُونَ عَبْدًا لِلَّهِ وَحْدَهُ؛ سَوَاءٌ كَانَ ذَلِكَ فِي مَالٍ، أَوْ مَنْصِبٍ، أَوْ هَوَى نَفْسٍ، أَوْ تَقْدِيرِ الْمَخْلُوقِينَ.

"Kemerdekaan haqiqi adalah ketika engkau keluar dari perbudakan kepada selain Allah, dan menjadi hamba bagi Allah semata—baik itu dalam urusan harta, jabatan, hawa nafsu, maupun penilaian makhluk."

Al-Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata,

هربوا من الرق الذي خلقوا له ... فبلو برق النفس والشيطان
كتاب نونية ابن القيم الكافية الشافية ص ٣٠٨ - ط مكتبة ابن تيمية

"Mereka lari dari perbudakan yang mereka diciptakan untuknya (penghambaan kepada Allah), lalu mereka terjebak dalam perbudakan hawa nafsu dan syaithan." — Kitab Nūniyyah Ibn al-Qayyim (Al-Kāfiulah Syāfiyah), hal. 308.

Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata,

أن وصف الإنسان بالعبودية لله يعد كمالاً، لأن العبودية لله هي حقيقة الحرية، فمن لم يتعبد له، كان عابداً لغيره.
كتاب شرح العقيدة الواسطية ج ١ ص ٣٦٢ - العثيمين - ابن عثيمين

"Bahwa sifat manusia beribadah kepada Allah adalah kesempurnaan baginya, karena penghambaan kepada Allah adalah HAKIKAT KEMERDEKAAN, barangsiapa yang tidak menghamba kepada Allah maka dia adalah hamba selain-Nya." (Syarhul Aqidah Al-Wasithiyah, 1/362)

Ya, itulah kenyataannya.. manusia berada di antara dua pilihan, menjadi hambanya Allah atau menjadi hambanya yang lain.. tidak ada pilihan ketiga..!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Doa untuk Negeriku dan Para Pemimpin ( الدعاء للوطن ولولاة الأمور )

  Doa untuk Negeriku dan Para Pemimpin ( الدعاء للوطن ولولاة الأمور ) اَللَّهُمَّ احْفَظْ وَطَنَنَا وَبِلَادَنَا (إندونيسيا) مِنْ كُلِّ سُوء...