Ikutilah Millah dan Madzhab Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah dengan Aqidah As-Salaf
Meniti firqatun najiyah dalam beragama menuntut setiap Muslim untuk kembali kepada pemahaman yang murni, yaitu manhaj yang telah dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan para shahabatnya.
1. Hakikat Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah
Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah adalah golongan yang senantiasa berpegang teguh pada Sunnah Nabi serta ijma' para shahabat. Mereka disebut Ahlus-Sunnah karena komitmen mereka yang kuat terhadap sunnah, dan Al-Jama'ah karena mereka bersatu di atas kebenaran tanpa pecah belah. Penamaan ini telah ada di zaman sahabat sejak bermunculan ahlul-bid'ah, yaitu berdasarkan ijma' ulama, serta menafikan segala bentuk jam'iyah ataupun hizbiyyah (fanatisme golongan/partai).
2. Urgensi Aqidah As-Salaf
Aqidah As-Salaf ash-Shalih (generasi awal Islam dari kalangan sahabat, tabi'in, dan tabi'ut tabi'in) merupakan standar kebenaran dalam memahami tauhid, sifat-sifat Allah, takdir, dan perkara ghaib lainnya. Prinsip utamanya meliputi:
• Murni dan Bersih: Bebas dari unsur filsafat, penyimpangan (tahrif), penolakan (ta'thil), dan penyerupaan (tasybih).
• Meneladani Wahyu: Menjadikan Al-Qur'an dan As-Sunnah dengan pemahaman salaful ummah sebagai rujukan mutlak.
خَيْرُ النَّاسِ قَرْنِي، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ
"Sebaik-baik manusia adalah generasiku, kemudian orang-orang yang setelah mereka, kemudian orang-orang yang setelah mereka." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Penyusun: Hazim Al-Jawiy




Tidak ada komentar:
Posting Komentar